6 Realita Dunia Kerja Bagi Fresh Graduate
Selamat, kamu sudah wisuda! Rasanya lega banget kan, akhirnya lepas dari skripsi dan revisi dosen? Bayanganmu sekarang bisa dapat kerja […]
Selamat, kamu sudah wisuda! Rasanya lega banget kan, akhirnya lepas dari skripsi dan revisi dosen? Bayanganmu sekarang bisa dapat kerja […]
Di era digital ini, kita sering terjebak dalam perlombaan menguasai hard skill yang terlihat keren. Belajar coding, desain grafis, data
“Kayaknya gue salah jurusan deh.” Kalimat keramat ini biasanya muncul di semester 1 sampai 5. Pas lagi mumet ngerjain tugas,
Pernah nggak bangun tidur, liat jam, terus ngebatin: “Duh, males banget ke kampus. Titip absen aja lah.” Kalau perasaan itu
Melihat teman seangkatan satu per satu update foto pakai toga di Instagram, rasanya ada nyeri tak kasat mata di dada.
Salah satu mimpi buruk mahasiswa tingkat akhir adalah saat membuka laptop, mau bikin CV, tapi bingung mau nulis apa selain
Pernah nggak sih kamu merasa capek banget secara mental, padahal seharian cuma scroll HP sambil rebahan? Atau merasa tertinggal jauh
“Pilihlah pekerjaan yang kamu cintai, maka kamu tidak akan merasa bekerja seumur hidup.” Kutipan klasik itu sering banget kita dengar
Di CV atau wawancara kerja, seringkali kita dengan bangga menyebut “Perfeksionis” sebagai kelebihan. Terdengarnya keren sih, seolah-olah kita adalah pekerja
Pernah merasa produkmu sudah paling oke, promosi sudah gencar, tapi penjualannya “gitu-gitu aja”? Hati-hati, ini bisa jadi tanda lampu kuning