Menyimpan bumbu dapur dengan cara yang fungsional adalah kunci agar bahan masakanmu tidak terbuang percuma, terutama bagi mahasiswa yang sibuk. Bumbu yang disimpan dengan benar tidak hanya awet, tetapi juga tetap menjaga aroma serta cita rasa masakanmu. Berikut adalah 7 cara menyimpan bumbu dapur agar tidak cepat basi.
- 7 Hal yang Sering Salah Dilakukan saat menyimpan Bumbu Dapur
- 7 Perbedaan Antara Bumbu Dapur dan Rempah-rempah yang Sering Tertukar
7 Cara Menyimpan Bumbu Dapur agar Tidak Cepat Basi
1. Pisahkan Bumbu Basah dan Bumbu Kering
Jangan pernah mencampur bumbu basah (seperti bawang, cabai, jahe) dengan bumbu kering (merica, ketumbar, kayu manis) dalam satu wadah. Kelembapan dari bumbu basah akan merusak bumbu kering, membuatnya menggumpal, atau bahkan berjamur. Gunakan wadah yang berbeda untuk menjaga karakteristik masing-masing.
2. Jangan Simpan Bawang di Dalam Kulkas (Tanpa Dikupas)
Bawang merah dan bawang putih utuh justru lebih cepat busuk dan bertunas jika disimpan di kulkas yang lembap. Simpanlah di wadah terbuka atau keranjang jaring pada suhu ruang yang memiliki sirkulasi udara baik. Namun, jika bawang sudah dikupas atau diiris, barulah simpan di wadah kedap udara di dalam kulkas.
3. Gunakan Alas Tisu untuk Cabai
Cabai sangat sensitif terhadap kelembapan. Sebelum disimpan di kulkas, cabai sebaiknya tidak dicuci (cuci hanya saat akan dimasak). Petik tangkainya, lalu letakkan di wadah plastik yang dilapisi tisu dapur di bagian bawah dan atasnya. Tisu akan menyerap embun yang memicu pembusukan.
4. Simpan Rempah Rimpang di Tempat Sejuk
Jahe, kunyit, dan lengkuas bisa bertahan lama di suhu ruang jika diletakkan di tempat yang kering dan gelap. Jika ingin disimpan di kulkas agar tahan berbulan-bulan, bungkus rempah tersebut dengan kertas koran atau kertas tisu sebelum dimasukkan ke dalam plastik klip agar tidak kering dan mengerut.
5. Sangrai Bumbu Bubuk Sebelum Disimpan
Jika kamu membeli bumbu kering dalam jumlah banyak (seperti ketumbar bubuk atau merica), sangrai sebentar di atas teflon tanpa minyak dengan api kecil. Proses ini menghilangkan sisa kelembapan dan mematikan larva serangga yang mungkin ada, sehingga bumbu tetap wangi dan bebas kutu.
6. Teknik “Baceman” untuk Bawang Halus
Ini adalah trik paling praktis bagi anak kos. Haluskan bawang putih atau bawang merah, lalu masukkan ke dalam toples kaca dan rendam dengan minyak goreng sampai seluruh permukaan bawang tertutup. Simpan di kulkas, minyak akan bertindak sebagai pengawet alami sehingga kamu tinggal ambil sesendok saat ingin menumis.
7. Jauhkan dari Sinar Matahari dan Area Kompor
Suhu panas yang berlebihan dari sinar matahari atau hawa kompor dapat merusak kandungan minyak atsiri pada bumbu, yang mengakibatkan aromanya hilang dan warnanya memudar. Letakkan rak bumbu di area yang teduh dan jauh dari sumber panas agar kualitasnya tetap terjaga secara fungsional.
Kedisiplinan dalam menyimpan bumbu akan sangat membantumu menghemat uang belanja bulanan. Dengan bumbu yang segar, masakan sesederhana apa pun akan terasa jauh lebih nikmat.