Sering nggak sih kamu males pakai sunscreen karena alasannya lengket, bikin muka jadi kilang minyak, atau malah bikin muka jadi abu-abu (white cast) kayak pakai topeng? Padahal, sunscreen itu adalah harga mati dalam skincare. Kamu mau pakai serum semahal apa pun, kalau nggak diproteksi dari sinar UV, hasilnya bakal nihil. Flek hitam, kerutan, dan kusam bakal tetap datang.
Masalahnya, seringkali bukan produknya yang jelek, tapi kamu yang salah pilih jenis sunscreen. Biar uang jajan nggak terbuang sia-sia dan wajah tetap glowing, yuk simak panduan memilih sunscreen berdasarkan tipe kulit berikut ini!
Baca Juga:
Panduan Memilih Sunscreen Berdasarkan Tipe Kulit
1. Kulit Berminyak dan Berjerawat
Musuh terbesar tipe kulit ini adalah pori-pori tersumbat. Kalau pakai sunscreen yang terlalu tebal, siap-siap panen komedo dan jerawat.
- Pilih Tekstur: Cari yang bertekstur Gel, Watery, atau Lotion cair yang ringan.
- Kata Kunci di Label: Wajib cari tulisan Non-Comedogenic (tidak menyumbat pori) dan Oil-Free.
- Jenis: Chemical Sunscreen atau Hybrid Sunscreen biasanya lebih nyaman karena cepat meresap dan nggak lengket. Hasil akhirnya cari yang Matte Finish.
2. Kulit Kering dan Kusam
Kulit kering butuh kelembapan ekstra biar nggak terasa “ketarik” atau crack saat siang hari.
- Pilih Tekstur: Cari yang bertekstur Cream atau Milk yang kental.
- Kandungan Tambahan: Pilih sunscreen yang mengandung moisturizer seperti Hyaluronic Acid, Glycerin, atau Ceramide. Jadi fungsinya 2-in-1, melindungi sekaligus melembapkan.
- Hasil Akhir: Cari yang Dewy atau Glow Finish biar kulit terlihat sehat dan segar.
3. Kulit Sensitif
Salah pilih sedikit, kulit langsung merah, perih, atau gatal. Tipe ini harus super selektif sama bahan aktif.
- Jenis: Sangat disarankan pakai Physical Sunscreen.
- Kenapa? Physical sunscreen bekerja dengan membentuk lapisan di atas kulit untuk memantulkan sinar matahari, beda dengan kimia yang menyerap panas. Risiko iritasinya jauh lebih rendah.
- Kandungan: Cari yang mengandung Zinc Oxide atau Titanium Dioxide.
- Pantangan: Hindari produk yang mengandung alkohol tinggi (Alcohol denat), pewangi (Fragrance), dan Essential Oil.
4. Kulit Kombinasi
Area T-zone (dahi, hidung) berminyak, tapi pipi kering? Selamat datang di klub kulit kombinasi.
- Pilih Tekstur: Gel-Cream atau Hybrid Sunscreen adalah sahabat terbaikmu. Teksturnya ada di tengah-tengah, cukup melembapkan area kering, tapi nggak bikin area T-zone jadi becek.
- Tips: Kalau area T-zone sangat berminyak, kamu bisa set tipis-tipis pakai bedak tabur setelah pemakaian sunscreen.
Pahami Kode di Botol: SPF vs PA
Biar nggak bingung baca kemasannya:
- SPF (Sun Protection Factor): Melindungi dari sinar UVB (penyebab kulit gosong/terbakar). Untuk iklim tropis Indonesia, minimal pakai SPF 30, tapi lebih aman SPF 50.
- PA (+): Melindungi dari sinar UVA (penyebab penuaan dini, keriput, dan flek hitam). Semakin banyak tanda plus-nya (misal PA++++), semakin kuat perlindungannya.
Sekarang sudah tahu kan jodoh sunscreen kamu yang mana? Ingat ya, sunscreen terbaik adalah sunscreen yang nyaman dipakai setiap hari. Jangan lupa aturan emasnya, pakai sebanyak dua jari dan re-apply setiap 2-3 jam sekali. Yuk, lindungi aset wajahmu dari sekarang!