Young On Top

Hidupmu Bukan Balapan: 9 Hal yang Tidak Perlu Dikejar Sekarang

Pernah nggak sih kamu merasa dada sesak karena melihat pencapaian orang lain? Si A umur 23 sudah jadi Manajer. Si B umur 25 sudah beli rumah. Si C sudah keliling Eropa. Rasanya kamu ingin mengejar semuanya sekali waktu. Karir, cinta, aset, traveling, pendidikan.

Padahal, kamu nggak bisa memiliki segalanya dalam waktu bersamaan. Mencoba mengejar semua kelinci sekaligus hanya akan membuatmu kehilangan semuanya. Hidup itu ada musimnya. Ada waktu menanam, ada waktu memanen. Berikut adalah 9 hal yang valid untuk kamu “tunda” atau kerjakan pelan-pelan tanpa perlu merasa bersalah.

Baca Juga:

9 Hal yang Tidak Perlu Dikejar Sekarang atau Kerjakan Perlahan

1. Karir Puncak di Usia 20-an

Media sering membesar-besarkan kisah sukses “Miliarder Usia 20”. Itu anomali, bukan standar. Mayoritas orang sukses mencapai puncak karirnya di usia 40-an atau 50-an. Jangan merasa gagal cuma karena di usia 25 kamu masih jadi staf biasa. Itu namanya proses belajar.

2. Menikah Karena Udah Umurnya

Menikah itu tentang kesiapan, bukan tentang kecepatan. Jangan mengejar status Suami/Istri hanya karena takut dibilang perawan tua atau bujang lapuk. Menikah telat dengan orang yang tepat jauh lebih baik daripada menikah cepat tapi menghabiskan sisa hidup di pengadilan agama.

3. Membeli Rumah Pertama

Tekanan sosial untuk punya rumah sebelum usia 30 itu gila-gilaan. Padahal harga properti makin nggak masuk akal. Tidak apa-apa kalau kamu masih ngontrak atau ngekos demi menjaga cashflow tetap sehat. Memaksakan KPR saat finansial belum siap cuma bakal bikin hidupmu sengsara 15 tahun ke depan.

4. Gelar Master (S2) atau Doktor (S3)

Kuliah lagi itu investasi bagus, tapi nggak harus langsung setelah lulus S1. Kadang, pengalaman kerja 2-3 tahun justru memberimu perspektif yang lebih kaya saat lanjut kuliah nanti. Jangan sekolah lagi cuma buat pelarian karena takut cari kerja.

5. Traveling ke Destinasi Viral

Liat teman di Labuan Bajo atau Jepang emang bikin iri. Tapi traveling pakai paylater itu bencana. Dunia nggak akan kemana-mana. Menabunglah dulu. Liburan dengan uang dingin rasanya jauh lebih tenang daripada liburan sambil mikirin cicilan.

6. Membalas Budi Orang Tua (Secara Materi)

Ini berat bagi Sandwich Generation. Kamu ingin membahagiakan orang tua sekarang, tapi gajimu pas-pasan. Pahamilah, Kamu nggak bisa menuang dari gelas yang kosong. Fokuslah menstabilkan kakimu sendiri dulu. Orang tua yang bijak lebih memilih anaknya mandiri dan nggak terlilit utang daripada dikasih uang tapi anaknya menderita.

7. Validasi dan Pujian Orang Lain

Kamu nggak perlu membuktikan apa-apa ke tetangga, teman reuni, atau followers Instagram. Mengejar pengakuan mereka itu kayak minum air laut, makin diminum, makin haus. Hiduplah dengan standarmu sendiri, biarkan orang lain dengan persepsi mereka.

8. Menemukan Passion yang Tepat

Banyak yang stres karena merasa belum ketemu passion-nya. Padahal, minat itu bisa berubah seiring waktu. Apa yang kamu suka di umur 20 mungkin beda di umur 30. Jalani saja apa yang ada di depan mata dengan baik. Passion seringkali ketemu di tengah jalan, bukan ditunggu di garis start.

9. Tubuh Goals ala Influencer

Sehat itu wajib, tapi punya perut sixpack atau badan gitar spanyol dalam sebulan itu obsesi yang menyiksa. Proses metabolisme butuh waktu. Diet ekstrem cuma bakal bikin yoyo effect. Fokuslah pada gaya hidup sehat jangka panjang, bukan bentuk tubuh instan.

Kamu nggak sedang ketinggalan kereta. Kamu cuma sedang berjalan di relmu sendiri dengan kecepatanmu sendiri. Nikmati perjalanannya, karena kalau kamu lari terus, kamu bakal melewatkan pemandangan indah di kanan-kirimu.

Most Reading