Kata “diet” seringkali jadi momok yang menakutkan. Bayangannya langsung makan hambar, porsi seuprit, lemas seharian, dan mood yang buruk. Padahal, diet yang menyiksa itu justru rawan gagal dan bikin berat badan naik turun drastis alias efek Yo-Yo.
Diet yang benar seharusnya bikin kamu merasa lebih sehat, berenergi, dan happy. Kuncinya bukan pada seberapa sedikit kamu makan, tapi apa yang kamu makan dan gaya hidupmu. Biar perjuangan body goals kamu nggak sia-sia, yuk simak 5 cara diet yang baik dan benar berikut ini!
Baca Juga:
5 Cara Diet yang Baik dan Benar
1. Pahami Konsep Defisit Kalori
Prinsip dasar turun berat badan itu matematika sederhana: Kalori Masuk < Kalori Keluar. Tapi ingat, defisit kalori bukan berarti kamu harus kelaparan ekstrem. Kamu cukup kurangi porsi sedikit demi sedikit (misalnya kurangi nasi 2-3 sendok dari biasanya) atau ganti jenis makanannya. Kalau kamu makan terlalu sedikit, metabolisme tubuh malah melambat karena tubuh masuk mode hemat energi. Akibatnya? Berat badan malah susah turun!
2. Prioritaskan Real Food, Kurangi Processed Food
Coba cek isi piringmu. Lebih banyak makanan asli (ayam, ikan, sayur, buah) atau makanan olahan (sosis, nuget, mie instan, keripik)? Makanan olahan biasanya tinggi kalori, gula, dan garam tapi rendah nutrisi, bikin kamu cepat lapar lagi. Sebaliknya, real food yang kaya serat dan protein bikin kamu kenyang lebih lama. Jadi, ganti cemilan keripikmu dengan buah potong, ya!
3. Jangan Musuhi Olahraga
Diet tanpa olahraga itu ibarat mobil tanpa bensin, jalannya lambat. Olahraga membantu membakar kalori ekstra dan membentuk massa otot. Nggak harus langsung nge-gym berat kok. Aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki atau jogging juga sangat membantu menjaga kesehatan fisik. Yang penting konsisten agar tubuh tetap aktif membakar energi.
4. Kelola Stres dengan Baik
Pernah nggak sih lagi stres ngerjain tugas, bawaannya pengen ngunyah yang manis-manis atau pedas? Hati-hati, itu namanya Emotional Eating. Faktanya, dampak dari stres memang dapat berpengaruh terhadap perubahan pola makan dan rasa yang kurang menyenangkan. Saat stres, hormon kortisol naik dan memicu nafsu makan berlebih. Jadi, kalau lagi penat, coba healing sebentar dengan meditasi atau tidur, jangan dilampiaskan ke martabak!
5. Tidur Cukup Itu Wajib!
Sering begadang? Jangan harap diet sukses. Kurang tidur mengacaukan hormon lapar (ghrelin) dan hormon kenyang (leptin). Akibatnya, kamu bakal merasa lapar terus seharian dan cenderung craving makanan tinggi gula. Pastikan kamu tidur 7-8 jam per malam biar metabolisme tubuh bekerja optimal saat membakar lemak.
Diet yang baik adalah diet yang bisa kamu nikmati dan jalani seumur hidup, bukan cuma buat ngejar target kondangan bulan depan. Mulai dari langkah kecil seperti kurangi gula, perbanyak gerak, dan jangan stres.