Young On Top

5 Hal Unik tentang IKN Nusantara yang Perlu Kamu Tahu

5 Hal Unik tentang IKN Nusantara yang Perlu Kamu Tahu

Pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, bukan sekadar memindahkan gedung-gedung pemerintahan. Proyek raksasa ini dirancang untuk menjadi simbol transformasi besar Indonesia menuju kota masa depan yang cerdas, hijau, dan berkelanjutan.

Bagi kamu yang penasaran akan seperti apa wajah pusat peradaban baru Indonesia ini, berikut adalah 5 hal unik tentang IKN Nusantara yang bakal bikin kamu takjub.

Baca Juga:

5 Hal Unik tentang IKN Nusantara

1. Mengusung Konsep Forest City dengan 65-70% Area Hijau

Berbeda dengan kota metropolitan pada umumnya yang dipenuhi “hutan beton”, IKN dirancang dengan konsep Forest City atau kota hutan. Sebanyak 65-70% dari total luas wilayah IKN akan dipertahankan sebagai area hijau dan kawasan lindung. Pembangunan infrastrukturnya didesain sedemikian rupa agar menyatu dengan ekosistem alam, flora, dan fauna endemik Kalimantan.

2. Prinsip 10-Minute City yang Sangat Walkable

Bagi kamu yang setiap hari lelah menghabiskan waktu berjam-jam untuk commuting atau terjebak macet, konsep ini adalah angin segar. IKN menerapkan prinsip 10-Minute City, di mana seluruh fasilitas publik utama, seperti halte transportasi, area komersial, hingga ruang terbuka, dirancang agar dapat dijangkau hanya dalam waktu 10 menit dengan berjalan kaki atau bersepeda.

3. Ditargetkan 100% Mengandalkan Energi Terbarukan

IKN disiapkan untuk menjadi kota dengan emisi nol bersih (net zero emission). Nantinya, seluruh kebutuhan listrik di kawasan ibu kota baru ini akan dipasok sepenuhnya dari sumber energi baru terbarukan (EBT), seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan energi air. Ini adalah lompatan besar bagi Indonesia dalam menghadapi krisis iklim global.

4. Nama “Nusantara” Menyisihkan 80 Kandidat Lain

Pemilihan nama IKN ternyata melewati proses yang panjang. Kata “Nusantara” akhirnya dipilih langsung oleh Presiden dari sekitar 80 lebih kandidat nama yang diajukan oleh para ahli sejarah dan bahasa. Nama ini dipilih karena sudah sangat ikonik, dikenal secara internasional, dan secara filosofis mampu merepresentasikan realitas kebhinekaan serta kekayaan geografis pulau-pulau di Indonesia.

5. Kota Pintar dengan Transportasi Masa Depan

Sebagai smart city, IKN akan menjadi pionir adopsi teknologi mutakhir dalam tata kelola kota. Selain sistem transportasi publik yang saling terintegrasi, IKN juga dipersiapkan untuk mengakomodasi kendaraan otonom (tanpa awak) atau autonomous vehicles.

Membangun IKN bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan upaya mengubah budaya kerja dan gaya hidup masyarakat menjadi lebih ramah lingkungan dan melek teknologi. Siapa tahu, beberapa tahun ke depan kamu justru mendapat kesempatan emas untuk berkarier atau membangun startup di ibu kota baru ini!

Most Reading