Young On Top

6 Kota dengan Biaya Hidup Termurah untuk Anak Rantau

6 Kota dengan Biaya Hidup Termurah untuk Anak Rantau

Memutuskan untuk merantau, entah itu demi mengejar gelar sarjana atau memulai first job adalah sebuah lompatan besar. Beradaptasi di lingkungan baru menuntut keahlian khusus, terutama soal mengelola isi dompet. Memilih kota dengan biaya hidup yang ramah kantong adalah privilege tersendiri, sisa budget bulanan jadinya bisa kamu alokasikan buat hal lain yang lebih produktif, misalnya menambah modal buat buka jasa kecil-kecilan untuk teman kampus, atau sekadar ditabung dari hasil freelance.

Bagi kamu yang sedang menimbang-nimbang kota tujuan, berikut adalah 6 daerah di Indonesia dengan biaya hidup termurah yang sangat direkomendasikan untuk anak rantau.

Baca Juga:

6 Kota dengan Biaya Hidup Termurah untuk Anak Rantau

1. Yogyakarta

Gelar Kota Pelajar memang bukan tanpa alasan. Yogyakarta menawarkan berbagai kemudahan bagi mahasiswa perantau, terutama dari segi biaya sewa kos dan harga makanan yang sangat murah. Rata-rata pengeluaran mahasiswa di kota ini hanya berkisar antara Rp600.000 hingga Rp1.000.000 per bulan. Lingkungannya yang kondusif juga sangat mendukung fokus belajar dan produktivitas.

2. Solo (Surakarta)

Bergeser sedikit di Jawa Tengah, Solo sering kali bersaing ketat dengan Jogja soal predikat kota termurah. Dengan pengeluaran rata-rata mahasiswa yang juga ditaksir sekitar Rp600.000 per bulan, Solo menawarkan kenyamanan hidup dan pilihan kampus terbaik tanpa harus membuat dompet menjerit. Kamu bahkan bisa berburu kuliner murah dan lezat di area pasar tradisional dengan harga mulai dari Rp5.000-an per porsinya.

3. Purwokerto

Kota di Kabupaten Banyumas ini kerap dijuluki “The Next Kota Pelajar” karena memiliki sejumlah perguruan tinggi favorit bagi mahasiswa. Suasana kotanya yang relatif santai dan tidak terlalu padat sangat ramah untuk pendatang. Biaya kos di Purwokerto juga sangat terjangkau, bahkan kamu masih bisa menemukan kamar dengan harga sewa Rp350.000 per bulan.

4. Malang

Jika kamu menyukai udara yang sejuk, Malang adalah jawabannya. Meski telah berkembang menjadi kota besar dengan berbagai destinasi wisata, biaya makan untuk mahasiswa di sini masih sangat masuk akal, yakni berkisar di angka Rp300.000 hingga Rp700.000 per bulan. Pilihan tempat nongkrong dan kafe yang nyaman buat nugas pun bertebaran di area sekitar kampus.

5. Cilacap

Untuk kamu yang lebih berfokus mencari peluang kerja atau menetap pasca-lulus, Cilacap wajib masuk radar. Berdasarkan data BPS, Cilacap menduduki peringkat pertama sebagai kota dengan rata-rata pengeluaran rumah tangga terendah di Indonesia, yakni sekitar Rp5,37 juta per bulan. Biaya hidup yang sangat minim ini membuatmu bisa merencanakan keuangan dengan lebih luwes di awal karier.

6. Sibolga

Siapa bilang kota murah hanya ada di Pulau Jawa? Di wilayah Sumatera Utara, Kota Sibolga tercatat oleh BPS sebagai salah satu wilayah dengan biaya hidup termurah secara nasional. Rata-rata pengeluaran per bulan di kota pesisir ini berada di kisaran Rp5,68 juta. Kombinasi biaya hidup yang rendah serta UMK yang memadai menjadikan Sibolga opsi yang sangat menarik untuk dijadikan tempat merantau dan berwirausaha.

Menjadi anak rantau mengajarkan kita banyak hal tentang kemandirian dan manajemen diri. Memilih kota yang tepat akan sangat membantumu bertahan hidup dan berkembang tanpa harus overthinking memikirkan sisa saldo setiap kali akhir bulan tiba.

Most Reading