Young On Top

10 Makanan Lokal dengan Kandungan Gizi Tinggi

10 Makanan Lokal dengan Kandungan Gizi Tinggi

Banyak orang mengira bahwa makanan bergizi tinggi alias superfood harus selalu mahal atau merupakan produk impor seperti chia seed, quinoa, atau ikan salmon. Faktanya, Indonesia memiliki kekayaan pangan lokal yang kandungan nutrisinya tidak kalah hebat, namun harganya jauh lebih ramah di kantong mahasiswa maupun pekerja first jobber.

Menerapkan pola makan sehat dan upaya preventif untuk menjaga tubuh sebenarnya bisa dimulai dari pasar tradisional. Berikut adalah 10 makanan lokal bernutrisi tinggi yang sering direkomendasikan oleh ahli gizi.

Baca Juga:

10 Makanan Lokal dengan Kandungan Gizi Tinggi

1. Tempe

Tempe bukan sekadar makanan murah, melainkan sumber protein nabati baik. Proses fermentasi pada tempe tidak hanya membuat asam aminonya lebih mudah diserap oleh tubuh, tetapi juga menghasilkan probiotik alami yang sangat baik untuk menjaga kesehatan flora usus dan sistem imun.

2. Daun Kelor (Moringa)

Sempat diremehkan, daun kelor kini diakui sebagai superfood. Daun ini memiliki kandungan vitamin C, vitamin A, dan zat besi yang jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa buah dan sayur lainnya. Antioksidannya yang tinggi sangat esensial untuk mempercepat regenerasi sel, membantu memperbaiki skin barrier, hingga memudarkan hiperpigmentasi atau bekas jerawat dari dalam.

3. Ikan Kembung

Tidak perlu memaksakan diri membeli salmon untuk mendapatkan asupan Omega-3. Ikan kembung, yang harganya jauh lebih terjangkau dan mudah ditemukan, justru memiliki kandungan Omega-3 yang setara atau bahkan sedikit lebih tinggi. Asam lemak ini sangat penting untuk fungsi kognitif otak dan meredakan inflamasi dalam tubuh.

4. Ubi Jalar Ungu

Sebagai pengganti nasi putih, ubi jalar ungu menawarkan karbohidrat kompleks dengan indeks glikemik yang rendah, sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama. Warna ungunya berasal dari antosianin, antioksidan kuat yang berperan penting dalam pencegahan penyakit degeneratif, sebuah langkah preventif yang krusial bagi kesehatan masyarakat jangka panjang.

5. Ikan Teri

Meski ukurannya kecil, ikan teri adalah “raksasa” dalam hal nutrisi. Karena sering dikonsumsi beserta tulang-tulangnya, ikan teri menjadi salah satu sumber kalsium alami terbaik untuk menjaga kepadatan tulang dan gigi, serta padat akan protein yang mudah diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.

6. Pepaya

Buah tropis ini kaya akan enzim papain yang berfungsi melancarkan sistem pencernaan. Selain itu, tingginya kandungan vitamin C dan vitamin E pada pepaya sangat membantu proses sintesis kolagen, yang membuat kulit tampak lebih cerah, kenyal, dan sehat secara alami.

7. Bayam

Anemia atau kekurangan darah merah adalah masalah kesehatan yang masih sering mengintai anak muda yang sibuk dan kelelahan. Bayam merupakan sumber zat besi dan asam folat yang sangat baik untuk meningkatkan produksi sel darah merah dan menjaga sirkulasi oksigen ke otak tetap optimal.

8. Kacang Hijau

Kacang hijau adalah sumber vitamin B kompleks yang luar biasa. Kandungan ini berfungsi langsung dalam mengubah makanan menjadi energi, sehingga tubuh tidak mudah lemas. Selain itu, zinc di dalamnya juga membantu mengontrol produksi sebum pada kulit.

9.Tomat

Tomat lokal yang murah dan melimpah menyimpan senyawa likopen yang tinggi, terutama jika dimasak terlebih dahulu. Likopen adalah antioksidan yang bertugas melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas, polusi, serta membantu meminimalkan kerusakan jaringan kulit akibat paparan sinar matahari.

10. Rimpang (Jahe, Kunyit, Temulawak)

Keluarga empon-empon atau rimpang lokal ini merupakan fondasi pengobatan tradisional yang terbukti secara klinis. Kurkumin pada kunyit dan gingerol pada jahe adalah agen anti-inflamasi dan antibakteri yang sangat tangguh untuk meredakan peradangan internal dan memperkuat daya tahan tubuh secara komprehensif.

Memenuhi kebutuhan gizi seimbang ternyata tidak membutuhkan biaya yang fantastis. Dengan mengonsumsi bahan pangan lokal, kamu tidak hanya berinvestasi pada kesehatan fisik dan kulitmu sendiri, tetapi juga ikut mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani serta nelayan lokal.

Most Reading