Young On Top

5 Buku Non-Fiksi tentang Sains Populer yang Bisa Bikin Kamu Terpana

5 Buku Non-Fiksi tentang Sains Populer yang Bisa Bikin Kamu Terpana

Membaca buku sains populer adalah cara terbaik untuk memahami cara kerja dunia tanpa harus pusing melihat rumus atau jurnal akademis yang rumit. Buku-buku ini mengemas penelitian ilmiah menjadi cerita yang menarik dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah 5 rekomendasi buku non-fiksi tentang sains populer yang menawarkan wawasan luas, mulai dari biologi, kesehatan, hingga botani.

Baca Juga:

5 Buku Non-Fiksi tentang Sains Populer yang Bisa Bikin Kamu Terpana

1. Sapiens: Riwayat Singkat Umat Manusia oleh Yuval Noah Harari

Buku ini adalah bacaan wajib bagi siapa saja yang ingin memahami sains evolusi dan sejarah biologi manusia. Harari menjelaskan bagaimana Homo sapiens bisa bertahan hidup, mendominasi bumi, dan membentuk struktur kognitif serta sosial yang kompleks hingga menjadi masyarakat modern seperti sekarang.

2. Bad Science oleh Ben Goldacre

Buku ini sangat tajam dan membuka mata. Goldacre, seorang dokter dan jurnalis, membongkar bagaimana data sains sering kali dimanipulasi oleh industri. Ia mengupas tuntas misinformasi medis, efek plasebo, hingga klaim-klaim tidak berdasar di balik produk kesehatan dan kecantikan. Buku ini akan melatih pemikiran kritis saat melihat suatu klaim ilmiah.

3. The Immortal Life of Henrietta Lacks oleh Rebecca Skloot

Menggabungkan sains seluler dan kisah nyata yang emosional, buku ini membahas sel HeLa, sel manusia pertama yang bisa hidup dan berkembang biak di luar tubuh secara abadi di laboratorium. Buku ini tidak hanya membahas terobosan besar dalam dunia medis dan kesehatan, tetapi juga menyoroti isu etika ilmiah yang sangat penting.

4. Spillover: Animal Infections and the Next Human Pandemic oleh David Quammen

Buku ini mengupas ilmu epidemiologi dengan gaya bercerita layaknya novel detektif. Quammen menelusuri bagaimana patogen melompat dari hewan ke manusia (zoonosis) dan menyebar menjadi wabah. Ini adalah bacaan yang sangat relevan untuk memahami dinamika kesehatan global, penyebaran virus, dan pentingnya pencegahan penyakit.

3. Braiding Sweetgrass: Indigenous Wisdom, Scientific Knowledge, and the Teachings of Plants oleh Robin Wall Kimmerer

Ditulis oleh seorang ahli botani, buku ini menawarkan perspektif unik yang menggabungkan metode sains modern dengan kearifan lokal. Kimmerer mengajak pembaca untuk melihat anatomi tumbuhan, ekologi, dan tanaman berkhasiat bukan sekadar sebagai objek penelitian, tetapi sebagai bagian dari ekosistem yang saling mendukung dan memberdayakan.

Kalau kamu tertarik baca buku yang mana dulu nih?

Most Reading