Menjelang bulan puasa dan Lebaran, aroma mentega yang dipanggang seolah sudah tercium di mana-mana. Momen ini bukan cuma soal perayaan, tapi juga peluang bisnis musiman yang omzetnya bisa mengalahkan gaji bulanan!
Berjualan kue kering tradisional atau menjadikannya sebagai buah tangan (oleh-oleh) saat mudik adalah tradisi yang tidak pernah mati di Indonesia. Permintaannya selalu tinggi, asalkan rasanya enak dan kemasannya menarik.
Buat kamu yang lagi cari ide side hustle (usaha sampingan) dari dapur kost atau rumah, ini dia 10 rekomendasi kue kering tradisional yang pasarnya selalu laris manis!
- 7 Cara Mengolah Daging Sapi atau Ayam agar Tidak Alot dan Tetap Juicy
- 10 Cara Meningkatkan Average Order Value (AOV) agar Transaksi Lebih Menguntungkan
10 Kue Kering Tradisional Indonesia yang Cocok untuk Jualan atau Oleh-oleh
1. Nastar
Perayaan di Indonesia rasanya kurang lengkap tanpa Nastar. Kue berisi selai nanas manis-asam dengan adonan luar yang buttery dan lumer di mulut ini adalah primadona nomor satu. Meskipun proses membuat selainya butuh kesabaran ekstra, harga jual Nastar premium bisa sangat tinggi dan hampir selalu ludes dipesan.
2. Kastengel
Bagi tim yang tidak terlalu suka manis, Kastengel adalah jawabannya. Kue kering yang diadaptasi dari resep Belanda ini menonjolkan rasa gurih keju Edam atau Cheddar yang dipanggang hingga renyah. Aroma kejunya yang kuat membuat kue ini selalu jadi rebutan, menjadikannya opsi jualan yang sangat menguntungkan.
3. Putri Salju
Bentuknya yang seperti bulan sabit dengan taburan gula halus menyerupai salju membuat kue ini sangat ikonik. Rahasia Putri Salju yang enak ada pada sensasi dingin dan lumer saat gula halusnya menyentuh lidah, berpadu dengan tekstur kue yang renyah dan gurih dari campuran kacang mede di dalam adonannya.
4. Kue Kacang Tanah
Kalau kamu mencari ide jualan dengan bahan baku pokok yang murah meriah tapi rasanya juara, kue kacang adalah pilihan cerdas. Terbuat dari kacang tanah sangrai, tepung, minyak goreng, dan gula, kue ini punya tekstur padat yang crumbly (mudah hancur di mulut). Rasanya yang nostalgic bikin kue ini cocok dijadikan oleh-oleh untuk keluarga di kampung.
5. Kue Bangkit
Bicara soal pesona kuliner Sumatra, Kue Bangkit tidak boleh dilewatkan. Terbuat dari tepung sagu dan santan kental, kue berwarna putih bersih ini punya keunikan tekstur yang sedikit keras saat dipegang, tapi langsung meleleh dan hancur seketika saat masuk ke mulut. Rasanya yang ringan dan tidak terlalu manis bikin kue ini sangat digemari berbagai kalangan.
6. Lidah Kucing
Bentuknya yang tipis, panjang, dan sangat renyah membuat Lidah Kucing punya tempat tersendiri di hati pencinta kue. Dari sisi bisnis, kue ini sangat mudah dimodifikasi untuk menarik target pasar anak muda. Kamu bisa menambahkan bubuk green tea, cokelat, atau memberikan taburan keju dan almond di atasnya agar terlihat lebih premium.
7. Kue Sagu Keju
Kue sagu keju punya penggemar garis kerasnya sendiri. Perpaduan antara tepung sagu yang disangrai dengan daun pandan, santan, dan keju parut menciptakan tekstur yang sangat rapuh namun meninggalkan jejak rasa gurih manis yang tertinggal lama di lidah. Visualnya yang dicetak menggunakan spuit bunga juga membuat tampilannya sangat estetik di dalam toples.
8. Kue Semprit Jadul
Secara adonan, kue semprit mirip dengan kue sagu, namun berbahan dasar tepung terigu atau maizena. Ciri khasnya ada pada bentuk bunga mawar dengan hiasan chocochip atau selai stroberi di bagian tengahnya. Karena bahan dan cara membuatnya sangat praktis, kue ini cocok banget buat pemula yang baru pertama kali mau merintis bisnis hampers.
9. Kembang Goyang
Bergeser ke camilan yang digoreng, Kembang Goyang adalah kue tradisional khas Betawi yang bentuknya menyerupai kelopak bunga. Dinamakan demikian karena proses membuatnya harus digoyang-goyang di dalam minyak panas agar adonannya terlepas dari cetakan. Teksturnya yang sangat krispi dan tahan lama bikin kue ini ideal untuk dijual dalam kemasan pouch atau toples besar.
10. Kue Biji Ketapang
Satu lagi dari tanah Betawi, Biji Ketapang adalah kue kering berbahan dasar tepung, kelapa parut, dan mentega yang digoreng hingga kecokelatan. Rasanya gurih-manis dengan tekstur yang sedikit keras tapi renyah saat dikunyah. Karena digoreng kering, kue ini sangat awet disimpan berbulan-bulan, sehingga aman untuk dikirim sebagai oleh-oleh ke luar kota.
Menjual kue kering tidak hanya soal rasa, tapi juga soal presentasi. Toples yang kedap udara, pita yang rapi, serta stiker label yang desainnya menarik bisa menaikkan nilai jual kuemu hingga dua kali lipat. Yuk, mulai eksperimen resepmu dari sekarang sebelum pesanan membeludak!