Young On Top

10 Cara Alami Mencegah Kolesterol Sejak Dini

5 Cara Alami Mencegah Kolesterol Sejak Dini

Dulu, penyakit kolesterol tinggi selalu diidentikkan dengan penyakit “orang tua”. Tapi coba deh perhatikan gaya hidup anak muda zaman sekarang. Hampir setiap hari jajan es kopi susu creamy, seblak, gorengan, sampai makanan cepat saji karena alasan praktis di sela-sela kesibukan nugas atau ngantor. Hasilnya? Tren penderita kolesterol tinggi di usia 20-an makin melonjak tajam!

Kolesterol yang menumpuk di pembuluh darah ibarat bom waktu. Awalnya memang tidak bergejala, tapi perlahan-lahan bisa memicu risiko penyakit mematikan seperti serangan jantung dan stroke. Daripada menyesal di kemudian hari, membangun kesadaran preventif sejak dini adalah langkah yang jauh lebih cerdas. Biar masa mudamu tetap produktif dan masa tuamu nanti tenang, yuk terapkan 10 cara alami mencegah kolesterol tinggi ini mulai dari sekarang!

Baca Juga:

10 Cara Alami Mencegah Kolesterol Sejak Dini

1. Perbanyak Serat Larut

Serat larut (soluble fiber) bekerja seperti spons di dalam saluran pencernaan. Ia menyerap kolesterol jahat (LDL) dari makanan sebelum sempat menyebar ke seluruh aliran darah, lalu membuangnya lewat kotoran. Biasakan memasukkan sumber serat larut ke menu harianmu, seperti oatmeal, alpukat, apel, pir, atau kacang merah.

2. Tukar Lemak Jahat dengan Lemak Baik

Tidak semua lemak itu musuh. Kurangi asupan lemak jenuh dan lemak trans dari gorengan pinggir jalan, margarin, jeroan, dan daging berlemak. Sebagai gantinya, penuhi kebutuhan lemak baik (Omega-3 dan lemak tak jenuh tunggal) dari minyak zaitun, kacang almond, atau ikan laut seperti kembung, sarden, dan tuna.

3. Manfaatkan Rimpang dan Rempah Alami

Kembali ke bahan-bahan alami adalah salah satu cara terbaik merawat tubuh. Rimpang seperti jahe, kunyit, dan lengkuas tidak hanya bersifat anti-inflamasi, tapi juga membantu memperbaiki profil lipid dalam darah. Membiasakan diri minum seduhan rimpang hangat sangat menyehatkan. Apalagi kalau bahan-bahannya bisa langsung dipetik dari hasil penanaman apotek hidup di pekarangan rumah atau dari program penghijauan bersama kelompok ibu-ibu PKK di lingkungan sekitar, semuanya jadi lebih praktis!

4. Batasi Gula Tambahan, Bukan Cuma Garam

Banyak yang mengira kolesterol cuma naik gara-gara makan daging. Padahal, asupan gula tambahan yang berlebihan dari minuman boba, teh manis, atau kue kekinian akan diubah oleh organ hati menjadi trigliserida (salah satu jenis lemak darah). Mulailah mengurangi takaran gula pada minuman pesananmu menjadi less sugar atau no sugar.

5. Bergerak Aktif untuk Meningkatkan HDL

Gaya hidup sedentary alias terlalu banyak duduk diam di depan laptop akan membuat metabolisme lemak melambat. Olahraga kardio seperti jogging ringan, bersepeda, atau jalan cepat selama 30 menit sehari sangat efektif untuk memompa kadar kolesterol baik (HDL). HDL inilah yang bertugas mengangkut kolesterol jahat kembali ke hati untuk dihancurkan.

6. Kurangi atau Stop Kebiasaan Merokok dan Vape

Zat kimia dalam rokok dan vape membuat dinding pembuluh darah menjadi lebih kasar dan kaku. Kondisi dinding yang rusak inilah yang membuat kolesterol jahat lebih gampang menempel dan menumpuk menjadi plak. Berhenti merokok akan langsung membantu meningkatkan kadar HDL dalam darahmu secara signifikan.

7. Kelola Stres dengan Baik

Kelihatan sepele, tapi stres kronis akibat deadline tugas akhir atau pekerjaan sangat berpengaruh pada kolesterol. Saat kamu stres stres, tubuh melepaskan hormon kortisol dan adrenalin yang memicu hati untuk memproduksi lebih banyak kolesterol, sekaligus memicu hasrat untuk makan junk food.

8. Pastikan Tidur Malam Cukup dan Berkualitas

Begadang semalaman merusak jam biologis tubuh yang mengatur metabolisme lipid (lemak). Kurang tidur secara konsisten dikaitkan dengan kadar trigliserida yang lebih tinggi dan penurunan kolesterol baik. Usahakan untuk mendapatkan waktu tidur 7-8 jam per malam agar tubuh bisa melakukan regenerasi sel dengan optimal.

9. Jaga Berat Badan Tetap Ideal

Membawa kelebihan berat badan, terutama tumpukan lemak di sekitar perut (lemak viseral), sangat berisiko meningkatkan LDL. Menurunkan sedikit saja berat badan, sekitar 5 hingga 10 persen dari total berat badanmu saat ini sudah bisa memberikan dampak penurunan kadar kolesterol yang sangat nyata.

10. Jadikan Teh Hijau Sebagai Minuman Harian

Daripada terus-terusan minum es kopi susu, coba ganti dengan teh hijau tawar. Teh hijau kaya akan antioksidan bernama katekin yang terbukti secara ilmiah mampu menghambat penyerapan kolesterol di usus dan membantu menurunkannya di dalam darah.

Menjaga kadar kolesterol tetap normal di usia muda bukan berarti kamu tidak boleh makan enak sama sekali. Kuncinya adalah moderasi dan konsistensi dalam menyeimbangkan asupan nutrisi serta gaya hidup aktif.

Most Reading