Memutuskan pakai behel (kawat gigi) itu komitmen seumur hidup (atau setidaknya 1-2 tahunan). Niat hati pengen gigi rapi biar senyum makin manis, eh, kalau nggak dirawat malah bisa jadi mimpi buruk. Masalah klasik pengguna behel biasanya cuma satu, makanan nyelip. Sisa makanan yang terjebak di sela-sela bracket dan kawat itu surga buat bakteri. Kalau malas bersihin, siap-siap aja disambut sama karang gigi, bau mulut, atau gusi bengkak.
Biar perjuangan sakitnya ditarik kawat nggak sia-sia, yuk praktikkan 7 langkah membersihkan dan merawat behel yang benar berikut ini!
Baca Juga:
- 5 Penyebab Sakit Gigi yang Wajib Kamu Tahu!
-
10 Kesalahan dalam Perawatan Gigi yang Bisa Menyebabkan Bau Mulut
7 Langkah Membersihkan dan Merawat Behel
1. Kumur Air Putih Sebelum Sikat Gigi
Langkah pertama yang paling simpel tapi sering dilewatkan. Sebelum mulai menyikat, kumur-kumur dulu dengan air putih yang agak kencang. Tujuannya buat melonggarkan sisa-sisa makanan besar yang nyangkut di sela-sela kawat. Ibaratnya, ini tahap “pre-wash” biar sikat gigimu kerjanya lebih ringan.
2. Sikat Gigi dengan Sudut 45 Derajat
Teknik nyikat gigi biasa nggak mempan buat pengguna behel. Kamu harus lebih effort. Posisikan sikat gigi membentuk sudut 45 derajat menghadap gusi. Sikat pelan-pelan bagian atas bracket (dekat gusi), lalu bagian bawah bracket. Pastikan bulu sikat masuk ke sela-sela kawat. Jangan digosok terlalu keras biar bracket nggak copot, ya!
3. Wajib Punya Sikat Interdental (Interdental Brush)
Sikat gigi biasa seringkali nggak bisa menjangkau area di bawah kawat. Di sinilah peran sikat interdental alias “sikat botol mini”. Bentuknya kecil kayak pohon natal, fungsinya buat menyogok sisa makanan yang ngumpet di antara kawat dan gigi. Ini game changer banget buat kebersihan behel kamu.
4. Jangan Musuhi Benang Gigi (Flossing)
Jujur, flossing pas pake behel itu ribetnya minta ampun. Tapi, ini satu-satunya cara bersihin sela antar gigi yang nggak bisa dijangkau sikat. Gunakan floss threader (alat bantu memasukkan benang) atau superfloss yang ujungnya kaku. Lakukan minimal sekali sehari, idealnya sebelum tidur malam.
5. Akhiri dengan Obat Kumur (Mouthwash)
Setelah semua sisa makanan terangkat, saatnya membunuh bakteri mikroskopis. Kumur dengan mouthwash yang mengandung fluoride untuk memperkuat enamel gigi dan mencegah gigi berlubang. Pilih yang non-alcohol biar mulut nggak kering, karena mulut kering justru bikin bakteri makin senang pesta pora.
6. Cek di Cermin (Mirror Check)
Jangan langsung keluar kamar mandi. Senyum lebar di depan cermin dan cek satu-satu bracket kamu. Pastikan nggak ada cabe atau sayur bayam yang masih nempel. Malu dong, udah rapi-rapi eh ada “hiasan” di gigi depan.
7. Jaga Makanan (Hindari yang Keras & Lengket)
Merawat behel bukan cuma soal membersihkan, tapi juga mencegah kerusakan. Selama pakai behel, hindari makanan yang terlalu keras (es batu, kacang atom, keripik tebal) atau lengket (permen karet, karamel, dodol). Makanan jenis ini bisa mematahkan kawat atau bikin bracket lepas. Kalau mau makan apel atau daging, potong kecil-kecil dulu ya!
Merawat gigi behel emang butuh waktu ekstra. Durasi sikat gigi yang biasanya cuma 2 menit, mungkin bakal jadi 5-10 menit. Tapi percayalah, effort ini bakal terbayar lunas saat behelmu dilepas nanti. Gigi rapi, putih bersih, dan napas segar. Siapa yang nggak mau? Yuk, jangan malas sikat gigi!