Di era digital ini, skill menulis bukan cuma buat bikin cerpen atau caption galau doang. Ada satu skill menulis yang lagi dicari-cari banget sama brand dan perusahaan, yaitu Copywriting. Singkatnya, copywriting adalah seni menulis teks pemasaran (iklan) untuk membujuk orang melakukan tindakan, seperti membeli produk, klik link, atau download aplikasi. Kerennya lagi, skill ini bisa kamu pelajari sendiri alias otodidak, lho! Berikut adalah 6 langkah taktis yang wajib kamu kuasai kalau mau terjun jadi copywriter andal.
Baca Juga:
- 10 Teknik Copywriting yang Bisa Diterapkan dalam Artikel
- 10 Teknik Copywriting untuk Meningkatkan Konversi Online
6 Langkah Awal Menjadi Copywriter
1. Pahami Anatomi Tulisan
Langkah pertama, kamu harus tahu bedanya nulis curhat sama nulis iklan. Copywriting punya tujuan spesifik yaitu Engage (menarik perhatian), Persuade (meyakinkan), dan Influence (memengaruhi). Dalam sebuah copy, kamu harus menyusun struktur yang jelas, yaitu:
- Headline: Seperti judul, berfungsi sebagai penarik perhatian pertama dalam copy.
- Subheading: Bersifat opsional sebagai jembatan antara headline dan body copy, berfungsi untuk menerangkan headline.
- Body Copy: Berisi informasi lanjutan tentang value proposition produk.
- Call to Action: Kalimat ajakan agar target konsumen mau melakukan tindakan.
- Tagline/slogan: Kata-kata unik dan catchy yang diasosiasikan terhadap sebuah brand atau produk. Tagline merepresentasikan brand, sedangkan slogan untuk merepresentasikan produk atau campaign.
2. Riset Terlebih Dahulu
Kesalahan pemula adalah langsung nulis tanpa tahu apa yang dijual. Sebelum mengetik satu kata pun, kamu wajib melakukan riset. Ada 4 hal yang harus kamu bedah:
- Know Your Product: Apa fitur dan manfaatnya?.
- Know Your Audience: Siapa yang mau kamu sasar? Gaya bahasanya harus sesuai dengan mereka.
- Know Your Competitors: Cek toko sebelah, apa yang bikin produkmu beda?.
- Know Your Media: Kamu nulis buat Instagram (visual) atau Website (teks panjang)? Karakteristiknya beda, lho.
3. Hafalkan Formula Copywriter
Bingung harus mulai nulis dari mana? Gunakan formula yang sudah teruji.
- AIDA: Attention (Tarik perhatian), Interest (Bangkitkan minat), Desire (Keinginan), dan Action (Aksi yang diinginkan).
- PAS: Problem (Angkat masalah audiens), Agitate (Bikin masalah itu terasa gawat/dramatisir), Solution (Tawarkan produkmu sebagai solusi).
- FAB: Fokus pada Benefit (Manfaat) yang didapat konsumen, bukan sekadar Feature (Fitur) teknis.
4. Bikin Judul yang Gak Bisa Di-skip
Tahu nggak? Konon 90% budget iklan itu dipertaruhkan di headline. Kalau judulnya membosankan, isi tulisanmu nggak bakal dibaca. Gunakan rumus 4-U untuk membuat judul yang nendang:
- Useful: Berguna bagi pembaca.
- Unique: Unik atau memberi kejutan.
- Ultra-specific: Detail (misalnya pakai angka).
- Urgent: Mendesak pembaca untuk segera baca sekarang juga.
5. Pemicu Psikologis & CTA yang Mendesak
Tulisan yang bagus harus bisa “memainkan” emosi. Kamu bisa gunakan pemicu psikologis seperti rasa penasaran atau ketakutan akan kehabisan. Tutup tulisanmu dengan Call to Action (CTA) yang powerful. Gunakan kata kerja aktif yang mendesak dan berikan alasan kenapa mereka harus klik sekarang (misalnya: diskon terbatas) untuk mengurangi risiko penolakan.
6. Bonus Skill Mahal: Dasar SEO (Search Engine Optimization)
Biar tulisanmu eksis di halaman depan Google dan dapat traffic gratis, kamu harus paham dasar SEO. Ini nilai plus banget buat Copywriter!
- Riset Keyword: Cari kata kunci yang relevan. Pahami bedanya Short Tail Keyword (umum, traffic tinggi) dan Long Tail Keyword (spesifik, potensi beli tinggi).
- On-Page Optimization: Pastikan tulisanmu mengandung keyword di Judul (Meta Title) dan Deskripsi (Meta Description).
- Off-Page Optimization: Upaya optimasi dari luar website, seperti backlink dan kredibilitas situs.
- Konten Berkualitas (E-A-T): Buat konten yang Expert (ahli), Authoritative (berotoritas), dan Trusted (terpercaya) agar disukai Google.
Menjadi copywriter itu kombinasi antara seni menulis, psikologi manusia, dan sedikit teknis SEO. Dengan menguasai 6 langkah di atas, kamu sudah punya fondasi kuat untuk memulai karir ini tanpa perlu gelar sarjana khusus. Yuk, mulai latihan nulis dan bikin portofolio dari sekarang!