Siapa sih yang nggak pusing kalau sudah masuk musim bayar UKT? Apalagi kalau tabungan lagi tipis. Tapi, buat kamu mahasiswa asal Kalimantan Timur (Kaltim), tahun 2026 ini bakal jadi tahun yang cerah banget. Pemerintah Provinsi Kaltim baru saja mengumumkan program Gratispol dengan anggaran yang nggak main-main. Tujuannya simpel, biar kamu bisa fokus kuliah tanpa dikejar-kejar tagihan biaya pendidikan.
Penasaran seberapa serius program ini dan gimana cara dapetinnya? Yuk, simak 4 fakta penting soal Gratispol 2026 yang wajib kamu tahu!
Baca juga:
- Mengenal Beasiswa LPDP AMN: Tips Lolos dan Pentingnya Manajemen Waktu
- 10 Beasiswa di Daerah Terpencil di Indonesia
4 Fakta Penting Soal Program Gratispol 2026
1. Anggaran Jumbo Rp1,4 Triliun
Ini bukti kalau Pemprov Kaltim serius banget mencetak “Generasi Emas”. Untuk tahun 2026, anggaran yang disiapkan mencapai Rp1,4 Triliun. Angka ini lebih besar dari tahun sebelumnya dan dipastikan cukup untuk menanggung biaya kuliah (UKT) sekitar 124 ribu mahasiswa. Jadi, kamu nggak perlu khawatir kehabisan kuota atau anggarannya seret, karena Pemprov sudah menjamin dananya aman.
2. Mahasiswa Lama Juga Dapat, Bukan Hanya Mahasiswa Baru
Biasanya beasiswa atau bantuan cuma buat mahasiswa baru (Maba). Tapi di Gratispol tahap kedua ini, kabar baiknya menyebar rata. Bantuan ini diperluas nggak cuma untuk Maba, tapi juga untuk mahasiswa lanjutan (semester 4, 6, hingga 8). Program ini menanggung hingga 80% dari Uang Kuliah Tunggal (UKT) kamu. Lumayan banget kan buat meringankan beban orang tua?
3. Syarat Utama: Validasi Data & KTP Kaltim
Nah, ini bagian paling krusial. Biar dana ini nggak salah sasaran, ada proses validasi data yang ketat.
- Wajib KTP Kaltim: Kamu harus tercatat sebagai warga Kaltim minimal 3 tahun. Data ini bakal dicek langsung ke Dukcapil, jadi pastikan NIK kamu aman.
- Data Kampus Harus Valid: Pintu pertama penyaluran dana ada di kampus. Pastikan data diri kamu di sistem akademik kampus sudah update dan sesuai. SK penerima akan dikirim balik ke kampus untuk diverifikasi ulang kelayakannya.
- Batas Usia: Ada batas usia maksimal sesuai jenjang, misalnya untuk S1 maksimal 25 tahun.
4. Jangan Malas Pantau Website Resminya
Zaman sekarang informasi itu mahal harganya. Pemprov Kaltim sudah menyediakan portal resmi yang super lengkap di website pendidikan Kaltim. Di sana, kamu bisa cek pengumuman penerima, unduh buku panduan (Juknis), sampai akses layanan konsultasi karir dan pengembangan soft skills. Bahkan, di kampus-kampus juga sudah disediakan kode QR (barcode) biar kamu gampang akses infonya.
Program Gratispol ini adalah kesempatan emas yang nggak boleh dilewatkan. Anggarannya sudah ada, niat pemerintah sudah bagus, sekarang tinggal kitanya yang harus gerak cepat alias sat-set memastikan data diri valid. Jadi, buruan cek status data kamu di kampus sekarang juga!