Public communication itu bukan cuma soal berani ngomong di depan orang banyak. Percuma kalau kamu pede tapi pesan yang disampaikan malah bikin orang bingung. Entah itu presentasi, pidato, meeting, atau ngomong di depan kamera, tujuan utamanya tetap sama: pesan kamu nyampe.
Biar nggak salah arah, ini dia 10 teknik public communication yang bisa bikin pesan kamu lebih jelas, gampang dipahami, dan berkesan.
Baca juga:
- 7 Kesalahan Fatal dalam Public Communication yang Harus Kamu Hindari
- 8 Contoh Public Communication yang Efektif di Dunia Kerja
Teknik Public Communication yang Bikin Pesan Kamu Mudah Dipahami
1. Tentuin Tujuan Sebelum Kamu Ngomong
Sebelum buka mulut, tanyain ke diri sendiri: kamu mau audiens ngapain setelah dengerin kamu?
Mau mereka paham? Setuju? Atau langsung ambil tindakan?
Kalau tujuannya jelas, cara kamu nyampein pesan juga bakal lebih terarah dan nggak muter-muter.
2. Pahami Siapa Audiens Kamu
Ngomong ke mahasiswa jelas beda sama ngomong ke direksi.
Perhatiin:
-
Usia
-
Latar belakang
-
Pengetahuan mereka soal topik
Public communication yang efektif itu bukan yang terdengar pintar, tapi yang sesuai sama audiens.
3. Pakai Bahasa yang Sederhana
Nggak perlu sok formal atau kebanyakan istilah teknis.
Kalau ada kata rumit, sederhanain atau jelasin pakai contoh.
Ingat, tujuan kamu itu dipahami, bukan dikagumi karena kosakata ribet.
4. Susun Pesan Secara Terstruktur
Pesan yang loncat-loncat bikin audiens gampang kehilangan fokus.
Pakai pola simpel:
-
Pembukaan
-
Isi utama
-
Penutup
Struktur yang rapi bikin orang lebih gampang nangkep inti pesan kamu.
5. Buka dengan Hal yang Menarik
Detik awal itu krusial.
Kamu bisa mulai dengan:
-
Pertanyaan
-
Fakta unik
-
Cerita singkat
-
Masalah yang relate
Kalau pembukaannya aja udah bikin ngantuk, pesan sebagus apa pun bakal susah masuk.
6. Gunakan Cerita atau Contoh Nyata
Cerita itu lebih gampang diingat daripada teori.
Kalau kamu bisa nyelipin pengalaman pribadi atau contoh kejadian nyata, pesan kamu bakal terasa lebih hidup dan nggak kaku.
7. Fokus ke Satu Ide Utama
Kebanyakan pesan dalam satu waktu malah bikin audiens bingung.
Lebih baik satu ide utama tapi dibahas dengan jelas, daripada banyak ide tapi setengah-setengah.
Public communication yang kuat itu soal fokus, bukan banyak-banyakan materi.
8. Perhatikan Intonasi dan Tempo Bicara
Ngomong terlalu cepat bikin pesan nggak ketangkep.
Terlalu pelan juga bikin bosan.
Mainkan intonasi, kasih jeda di poin penting, dan jangan takut buat diam sebentar biar audiens mencerna.
9. Gunakan Bahasa Tubuh yang Mendukung
Gestur, kontak mata, dan ekspresi wajah punya peran besar dalam public communication.
Bahasa tubuh yang terbuka bikin kamu terlihat lebih percaya diri dan meyakinkan.
Hindari terlalu sering lihat catatan atau layar, karena bisa bikin koneksi sama audiens berkurang.
10. Tutup dengan Pesan yang Kuat dan Jelas
Penutup itu momen terakhir yang diingat audiens.
Ulangi inti pesan kamu, lalu kasih call to action atau kesimpulan singkat yang nempel di kepala.
Jangan tutup dengan kalimat gantung atau kesan “nggak siap”.
Public communication bukan bakat bawaan, tapi skill yang bisa dilatih. Dengan teknik yang tepat, pesan kamu bisa lebih mudah dipahami, lebih berpengaruh, dan nggak cuma lewat begitu aja.