Kalau kamu lagi kepikiran buat mulai investasi, reksadana bisa jadi pilihan yang pas banget. Kenapa? Karena reksadana itu ibarat keranjang berisi berbagai instrumen investasi, jadi risikonya bisa lebih tersebar. Nah, sebelum nyemplung, penting banget buat kamu tahu ada beberapa jenis reksadana yang bisa dipilih sesuai tujuan dan profil risiko. Yuk, kita bahas satu-satu!
Baca juga:
- 9 Risiko Reksadana yang Perlu Kamu Pahami dari Awal
- 11 Hal yang Harus Kamu Cek Sebelum Pilih Manajer Investasi
Jenis Reksadana yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Mulai Investasi
1. Reksadana Pasar Uang
Jenis ini cocok banget buat kamu yang masih pemula atau punya tujuan jangka pendek. Dana kamu bakal ditempatkan di instrumen pasar uang kayak deposito, obligasi jangka pendek, atau Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Keuntungannya stabil, risikonya juga kecil.
2. Reksadana Pendapatan Tetap
Kalau kamu pengin keuntungan lebih tinggi dibanding pasar uang tapi tetap relatif aman, coba deh reksadana pendapatan tetap. Dana bakal banyak ditempatkan di obligasi. Cocok buat kamu yang punya tujuan menengah, misalnya buat dana pernikahan atau DP rumah.
3. Reksadana Saham
Ini tipe reksadana yang risikonya lumayan tinggi, tapi potensi cuannya juga besar. Mayoritas dana bakal dialokasikan ke saham-saham perusahaan. Reksadana ini pas buat kamu yang punya tujuan jangka panjang, kayak pensiun atau pendidikan anak.
4. Reksadana Campuran
Sesuai namanya, reksadana campuran itu gabungan antara saham, obligasi, dan instrumen pasar uang. Cocok buat kamu yang pengin investasi balance antara risiko dan imbal hasil.
5. Reksadana Indeks
Reksadana ini isinya saham-saham atau obligasi yang mengikuti indeks tertentu, misalnya IHSG atau LQ45. Biasanya biayanya lebih rendah dan cocok buat kamu yang percaya strategi “ikut pasar” alias nggak mau ribet milih saham satu per satu.
6. Reksadana ETF (Exchange Traded Fund)
ETF sebenarnya mirip reksadana indeks, bedanya ETF diperdagangkan di bursa efek kayak saham. Jadi kamu bisa beli atau jual ETF kapan aja selama jam perdagangan. Fleksibel banget buat investor yang aktif.
7. Reksadana Syariah
Nah, buat kamu yang pengin investasi sesuai prinsip syariah, ada juga reksadana syariah. Instrumennya diseleksi biar sesuai syariat Islam, misalnya nggak ada unsur riba, judi, atau bisnis yang haram.
Tips Milih Reksadana
Sebelum pilih jenis reksadana, pastiin dulu kamu tahu:
-
Tujuan investasimu (jangka pendek, menengah, atau panjang).
-
Profil risiko kamu (cenderung main aman atau berani ambil risiko).
-
Track record manajer investasi yang ngelola reksadana tersebut.
Investasi reksadana itu gampang banget karena bisa dimulai dari nominal kecil. Tapi inget, jangan asal pilih. Dengan tahu 7 jenis reksadana di atas, kamu bisa lebih bijak menentukan mana yang paling pas buat tujuan finansialmu.