Young On Top

9 Tips Menyimpan Bahan Makanan agar Awet dan Tidak Cepat Busuk

9 Tips Menyimpan Bahan Makanan agar Awet dan Tidak Cepat Busuk

Pernah nggak sih, baru semangat belanja sayur dan lauk pauk di pasar, eh baru tiga hari di kulkas semuanya udah layu, berair, atau bahkan membusuk? Rasanya pasti nyesek banget! Apalagi buat kamu yang lagi berhemat, membuang bahan makanan (food waste) sama saja dengan membuang uang.

Sering kali, masalahnya bukan pada kulkasmu yang kurang dingin, tapi pada cara penyimpanannya yang keliru. Setiap bahan makanan butuh perlakuan yang berbeda. Ada yang wajib masuk kulkas, tapi ada juga yang justru pantang kena hawa dingin. Biar stok bahan makananmu tetap segar, nutrisinya terjaga, dan awet sampai seminggu lebih, yuk terapkan 9 tips penyimpanan cerdas ini!

Baca Juga:

9 Tips Menyimpan Bahan Makanan agar Awet dan Tidak Cepat Busuk

1. Jangan Cuci Sayur Jika Belum Mau Dimasak

Ini kesalahan yang paling sering terjadi! Mencuci sayuran sebelum dimasukkan ke dalam kulkas akan meninggalkan kelembapan ekstra. Kelembapan inilah yang memancing bakteri dan jamur untuk berkembang biak, bikin sayur cepat lembek dan busuk. Kalaupun sayurnya sangat kotor dan harus dicuci, pastikan kamu mengeringkannya sampai benar-benar tuntas sebelum masuk wadah.

2. Buang Tangkai Cabai dan Masukkan Bawang Putih

Harga cabai sering naik turun, jadi penting banget tahu cara menyimpannya! Jangan simpan cabai dengan tangkainya karena pembusukan biasanya dimulai dari sana. Petik tangkainya, lalu masukkan cabai ke dalam wadah kedap udara yang sudah dialasi tisu dapur. Nah, hack-nya, selipkan satu atau dua siung bawang putih kupas di dalam wadah tersebut. Bawang putih punya sifat antibakteri alami yang bikin cabai awet berminggu-minggu!

3. Pisahkan Bawang dan Kentang di Suhu Ruang

Bawang merah, bawang putih, dan kentang adalah musuh bebuyutan kulkas. Menyimpan mereka di kulkas justru bikin teksturnya kisut dan cepat bertunas. Simpanlah di tempat yang kering, gelap, dan sirkulasi udaranya bagus (suhu ruang). Catatan penting, jangan pernah menyimpan bawang dan kentang di satu wadah yang sama! Bawang mengeluarkan gas etilen yang akan membuat kentang lebih cepat busuk.

4.Bungkus Sayuran Hijau dengan Tisu Dapur

Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, atau sawi sangat rentan layu. Untuk menyiasatinya, potong akar atau bagian bawah batangnya, lalu bungkus sayuran dengan tisu dapur kering sebelum dimasukkan ke dalam plastik ziplock atau wadah kedap udara. Tisu ini berfungsi menyerap embun dan kelembapan berlebih di dalam kulkas, sehingga daunnya tetap renyah.

5. Rendam Tahu di Dalam Air Matang

Beli tahu di pasar tapi nggak langsung dimasak? Jangan biarkan tahu tergeletak begitu saja. Cuci bersih tahu tersebut, lalu masukkan ke dalam wadah tertutup. Tuangkan air matang sampai seluruh bagian tahu terendam, lalu simpan di kulkas. Pastikan kamu mengganti air rendaman ini setiap satu atau dua hari sekali agar tahu tidak menjadi asam dan berlendir.

6. Simpan Tomat di Luar Kulkas

Banyak yang mengira tomat akan lebih awet di dalam kulkas. Faktanya, suhu dingin kulkas akan merusak struktur sel tomat, membuatnya keriput, bertekstur seperti tepung dan menghilangkan rasa aslinya. Cukup simpan tomat di keranjang bersuhu ruang, jauhkan dari paparan sinar matahari langsung.

7. Bagi Daging Mentah Sesuai Porsi Masak

Saat membeli daging sapi, ayam, atau seafood, jangan langsung membekukannya dalam satu bongkahan besar. Kalau kamu hanya butuh sedikit, kamu harus mencairkan semuanya, lalu membekukan sisanya lagi. Proses cair-beku yang berulang ini sangat berbahaya karena memicu pertumbuhan bakteri. Potong dan bagilah daging ke dalam beberapa wadah kecil sesuai porsi sekali masak sebelum dimasukkan ke freezer.

8. Metode Buket Bunga untuk Daun Bawang dan Seledri

Daun bawang, seledri, atau kemangi gampang banget layu. Coba perlakukan mereka seperti buket bunga! Potong sedikit bagian bawah akarnya, lalu berdirikan di dalam gelas atau stoples kaca yang berisi sedikit air di dasarnya. Tutup bagian atas daun dengan plastik longgar, lalu simpan di kulkas. Airnya akan terus menutrisi batang agar tetap segar dan tegak.

9. Terapkan Prinsip FIFO (First In, First Out)

Ini adalah prinsip di dunia dapur dan public health dasar. Makanan yang masuk kulkas lebih dulu, harus dimasak lebih dulu. Susun barang belanjaan baru di rak bagian belakang, dan majukan stok bahan makanan lama ke barisan paling depan agar gampang terlihat. Jangan sampai ada tempe atau sayur yang terlupakan dan membusuk di sudut kulkas terdalam!

Menyempatkan waktu 30 menit sepulang dari pasar untuk memilah, menyiangi, dan memisahkan bahan makanan (food preparation) memang butuh sedikit effort. Tapi percayalah, rutinitas ini bakal sangat menghemat waktu memasak harianmu sekaligus menjaga dompet tetap aman dari pemborosan!

Most Reading