Young On Top

9 Rekor MURI Membanggakan yang Dipegang oleh Orang Indonesia

9 Rekor MURI Membanggakan yang Dipegang oleh Orang Indonesia

Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) mencatat segala hal “ter-” di negeri ini, mulai dari prestasi olahraga yang mengharukan hingga aksi nyeleneh yang bikin geleng-geleng kepala. Berikut adalah 9 rekor pilihan yang menunjukkan betapa beragamnya pencapaian orang Indonesia.

Baca Juga:

9 Rekor MURI yang Dipegang oleh Orang Indonesia

1. Rudy Hartono (Raja Bulutangkis Dunia)

Rekor ini bukan kaleng-kaleng karena juga tercatat di Guinness World Records. Legenda bulutangkis Indonesia ini memegang rekor sebagai Pemenang Tunggal Putra All England Terbanyak, yaitu 8 kali juara (7 di antaranya diraih secara berturut-turut dari tahun 1968-1974). Sampai hari ini, belum ada pebulutangkis dunia manapun yang bisa menyamai rekor ini.

2. Tari Saman Massal (12.262 Penari)

Pada tahun 2017, masyarakat Gayo Lues, Aceh, membuat dunia merinding. Mereka memecahkan rekor Tari Saman dengan Peserta Terbanyak, melibatkan 12.262 penari yang bergerak serentak. Bayangkan belasan ribu tangan menepuk dada dan paha dalam harmoni kecepatan tinggi yang sempurna. Ini adalah bukti kekuatan budaya dan kekompakan yang luar biasa.

3. Raffi Ahmad & Rans Entertainment (Siaran Nonstop)

Sultan Andara ini memecahkan rekor di era digital. Pada tahun 2020, Raffi Ahmad mencatatkan rekor MURI untuk Siaran Langsung Acara Keluarga Melalui Youtube dan Facebook Terlama, yaitu selama 30 jam nonstop. Acara ini melibatkan banyak artis dan membagikan hadiah miliaran rupiah, menandai era baru hiburan digital di Indonesia.

4. Rekor MURI Kreasi Menu Mi Instan Terbanyak

SMK Negeri 1 Bawen berhasil memecahkan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam kategori pembuatan jenis menu masakan terbanyak berbahan dasar mi instan. Sebanyak 1.250 peserta yang terdiri dari siswa, guru, orang tua, perwakilan SMK lain, dan anggota PKK berhasil menciptakan 1.125 varian masakan berbeda.

5. Kompetisi Seni Budaya oleh Penyandang Disabilitas Terbanyak

Unspoken Talent Night (UTN) merupakan festival seni budaya inklusif yang digagas oleh Log In Foundation.  Kegiatan ini rutin diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional. Pada penyelenggaraan ke-7, tanggal 20 Desember 2025 di Bandung, UTN digelar secara daring dengan tema “Senyum Indonesiaku” dan diikuti oleh 557 peserta dari empat kategori lomba.

6. Gerry Utama (Peneliti Termuda Jelajah Antarktika)

Alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM), Gerry Utama, meraih penghargaan dari MURI sebagai insan Indonesia termuda yang menjelajahi Benua Antarktika pada usia 30 tahun melalui keterlibatannya dalam misi 69th Russian Antarctic Expedition yang diselenggarakan oleh Arctic and Antarctic Research Institute (AARI). Dalam ekspedisi tersebut, Gerry turut menyusun peta geomorfologi Pulau King George dan menemukan fosil kayu berusia sekitar 130 juta tahun yang memperkuat bukti bahwa Antarktika pernah memiliki vegetasi hijau, sekaligus menegaskan pentingnya riset kutub bagi kajian perubahan iklim global dan kontribusi ilmuwan Indonesia di tingkat internasional.

7. Susi Susanti (Emas Olimpiade Pertama)

Momen bersejarah yang membuat satu Indonesia menangis haru. Susi Susanti tercatat sebagai Peraih Medali Emas Olimpiade Pertama bagi Indonesia. Ia memenangkannya di Olimpiade Barcelona 1992 cabang bulutangkis tunggal putri. Lagu Indonesia Raya yang berkumandang di Barcelona saat itu menjadi tonggak sejarah olahraga nasional.

8. Pagelaran Angklung Terbesar (GBK)

Pada tahun 2023, Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi saksi bisu alunan bambu yang magis. Sebanyak 15.110 peserta memainkan angklung secara bersamaan dipandu oleh Saung Angklung Udjo. Rekor ini tidak hanya masuk MURI, tapi juga resmi diakui oleh Guinness World Records, mengalahkan rekor sebelumnya.

9. Bendera Merah Putih Terpanjang

Semangat nasionalisme masyarakat Indonesia kerap diwujudkan melalui pengibaran Bendera. Rekor bendera terpanjang yang tercatat oleh MURI) mencapai 14,9 kilometer dan dibentangkan saat peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Jawa Timur. Sebelumnya, rekor serupa juga pernah dicatat dengan panjang 12,77 kilometer di Papua Barat pada 2024, 7,5 kilometer oleh Universitas Trunojoyo Madura, serta 3.219 meter yang dibentangkan di Jembatan Suramadu.

Daftar ini membuktikan bahwa Indonesia tidak kekurangan orang hebat. Mulai dari atlet kelas dunia, seniman visioner, hingga masyarakat yang kompak bergotong royong, kita punya segudang alasan untuk bangga. Kira-kira, rekor apa lagi yang akan dipecahkan tahun ini?

Most Reading