Pernah nggak sih kamu ngerasa rajin nyatet, tapi pas dibuka lagi malah bingung sendiri? Catatan yang enak dibaca ulang itu bukan soal tulisan bagus doang, tapi juga soal cara nyusunnya. Nah, biar catatan belajarmu nggak cuma numpuk tapi beneran kepake, coba 9 cara ini.
Baca juga:
- 11 Cara Bikin Catatan Belajar Efektif Walau Waktu Mepepet
- 8 Cara Mencatat Pelajaran Pakai Mind Mapping Biar Lebih Cepat Paham
Cara Bikin Catatan Belajar yang Enak Dibaca Ulang
1. Tulis Poin Penting, Bukan Semua Kalimat
Kesalahan paling sering waktu bikin catatan belajar adalah nyatet semuanya. Padahal, catatan yang enak dibaca ulang itu isinya inti materi. Ambil kata kunci, rumus, atau konsep penting aja. Sisanya cukup kamu pahami di kepala.
2. Gunakan Judul yang Jelas dan Spesifik
Setiap halaman atau bagian catatan sebaiknya punya judul. Jangan cuma nulis “Materi Hari Ini”. Lebih baik pakai judul yang langsung nunjukin isi, misalnya “Pengertian Fotosintesis” atau “Rumus Luas Bangun Datar”.
3. Pakai Bullet Point Biar Nggak Capek Baca
Paragraf panjang bikin mata cepat lelah. Supaya catatan belajarmu lebih enak dibaca ulang, pakai bullet point atau numbering. Selain rapi, kamu juga lebih cepat nemuin poin pentingnya.
4. Mainkan Warna Secukupnya
Stabilo atau pulpen warna bisa bikin catatan kelihatan hidup. Tapi inget, jangan kebanyakan. Cukup bedain warna buat judul, subjudul, dan kata kunci. Kalau terlalu rame, malah bikin pusing pas dibaca ulang.
5. Sisakan Ruang Kosong
Catatan yang penuh sampai pinggir kertas itu susah dibaca. Coba sisakan ruang kosong di samping atau bawah halaman. Ruang ini bisa kamu pakai buat nambah catatan, koreksi, atau ringkasan kecil.
6. Gunakan Singkatan Versi Kamu
Biar makin cepat nyatet, kamu boleh pakai singkatan sendiri. Misalnya “yg” untuk yang, atau simbol panah buat hubungan sebab-akibat. Selama kamu paham artinya, catatan jadi lebih ringkas dan enak dibaca ulang.
7. Tambahkan Contoh Sederhana
Teori tanpa contoh sering bikin lupa. Makanya, sisipkan contoh singkat di catatan belajarmu. Nggak perlu panjang, yang penting bisa ngebantu kamu inget konsep saat baca ulang.
8. Buat Ringkasan di Akhir Materi
Setelah satu topik selesai, bikin ringkasan singkat. Cukup 3–5 poin inti. Ringkasan ini bakal jadi penyelamat saat kamu butuh belajar cepat sebelum ujian.
9. Tulis dengan Gaya yang Kamu Pahami
Catatan belajar itu buat kamu, bukan buat dipamerin. Jadi nggak masalah pakai bahasa sehari-hari, campur istilah sendiri, atau bahkan catatan kecil kayak “ini sering keluar di ujian”. Justru itu yang bikin catatan enak dibaca ulang.
Catatan belajar yang enak dibaca ulang itu bikin proses belajar jadi lebih ringan dan efektif. Nggak perlu ribet, yang penting rapi, jelas, dan sesuai gaya kamu sendiri. Mulai sekarang, coba terapin satu per satu cara di atas, dan rasain bedanya pas belajar nanti.