Young On Top

8 Tips Menyiapkan Menu Buka Puasa 30 Hari Anti Ribet dan Gak Bosen

8 Tips Menyiapkan Menu Buka Puasa 30 Hari Anti Ribet dan Gak Bosen

Kadang, mikirin mau buka puasa pakai apa tiap sore itu jauh lebih menguras otak daripada mikirin tugas dan kerjaan. Kalau nggak diatur dari awal, ujung-ujungnya pasti cuma scroll aplikasi ojol atau masak mi instan lagi.

Biar sisa waktumu menjelang magrib bisa dipakai buat santai, setor hafalan, atau nyelesaiin urusan kampus di tanpa harus stres di dapur, ini delapan trik anti ribet menyiapkan menu selama sebulan penuh ini.

Baca Juga:

8 Tips Menyiapkan Menu Buka Puasa

1. Bikin Jadwal Menu Sistem Mingguan (Meal Plan)

Jangan pernah memikirkan menu di hari H. Luangkan waktu 15 menit setiap hari Minggu untuk menulis jadwal menu dari Senin sampai Minggu. Dengan daftar yang jelas, kamu tahu persis bahan apa saja yang harus dibeli saat ke pasar, sehingga nggak ada lagi drama bengong di depan kulkas jam 5 sore.

2. Siapkan Senjata Tiga Bumbu Dasar

Rahasia masak kilat ala katering adalah bumbu dasar. Buatlah stok bumbu dasar putih (bawang merah, putih, kemiri), merah (tambah cabai), dan kuning (tambah kunyit) di dalam stoples kaca dan simpan di kulkas. Saat butuh masak tumis kangkung, ayam bumbu rujak, atau soto, kamu tinggal menyendok bumbu ini tanpa harus repot mengupas dan mengulek lagi.

3. Terapkan Teknik Food Preparation

Setelah belanja, jangan langsung masukkan belanjaan ke kulkas. Cuci bersih sayuran, potong-potong sesuai kebutuhan, lalu simpan dalam wadah kedap udara. Ungkep ayam atau tahu tempe sekalian. Jadi, di hari kerja saat antrean klien sedang menumpuk, kamu tinggal langsung cemplung-cemplung bahan ke wajan.

4. Buat Tema Menu Harian Biar Gak Buntu

Biar menunya nggak membosankan tapi tetap gampang dipikirkan, buatlah tema. Misalnya, Senin jadwalnya menu berkuah bening (sayur bayam/sop), Selasa menu tumisan pedas, Rabu khusus lauk ayam, Kamis menu bebas gorengan, dan seterusnya. Tema ini sangat menyempitkan pilihan agar kamu nggak bingung.

5. Masak Sekali untuk Dua Waktu

Ini trik paling menghemat tenaga. Masaklah lauk pauk yang rasanya tidak gampang berubah jika dipanaskan ulang, seperti ayam kecap, telur balado, atau rendang daging. Bikin porsi ganda saat sore hari, sehingga sisa lauknya bisa langsung dihangatkan untuk menu sahur nanti malam.

6. Siapkan Lauk Darurat di Freezer

Akan selalu ada hari di mana deadline naskah untuk kerjaan atau tugas kampus benar-benar mencekik sampai kamu nggak sempat masak. Untuk momen seperti ini, pastikan selalu ada lauk frozen darurat di freezer, seperti nugget ayam buatan sendiri, rolade, atau dimsum yang tinggal dikukus atau digoreng dalam hitungan menit.

7. Kombinasikan Masak Cepat dan Beli Matang

Kamu nggak harus memasak 100% menu di rumah. Terapkan sistem kombinasi, masak lauk pauk utamanya sendiri biar sehat dan hemat, lalu beli takjil atau sayur tambahannya di luar. Sekalian jalan sore cari angin di sekitaran Medan buat refreshing mata setelah seharian di depan layar.

8. Rotasi Karbohidrat Pengganti Nasi

Bosan makan nasi putih terus selama 30 hari? Ganti sumber karbohidratmu agar suasana meja makan terasa berbeda. Sesekali buatlah menu berbuka berbasis mi (seperti mi goreng seafood atau bihun kuah), pasta (spageti aglio olio yang masaknya super cepat), atau kentang panggang.

Dari kedelapan tips food prep di atas, mana yang mau langsung kamu eksekusi akhir pekan ini biar minggu depan dapur lebih aman?

Most Reading