Duduk menatap layar laptop berjam-jam untuk bekerja di tengah perut kosong jelas bikin mata cepat 5 watt. Saat jam menunjukkan pukul dua siang, godaan untuk menutup laptop dan rebahan rasanya hampir tidak bisa ditahan.
Biar kerjaan nggak menumpuk jadi bumerang menjelang berbuka, ini tujuh trik taktis buat ngakalin rasa malas dan kantuk ekstrem saat bekerja di bulan puasa.
- 5 Pola Tidur Sehat Selama Ramadhan Biar Gak Gampang Ngantuk Seharian
- 9 Cara Biar Nggak Ngantuk di Pagi Hari Sebelum Berangkat Kerja
7 Tips Mengatasi Rasa Malas dan Ngantuk Pas Puasa di Tempat Kerja
1. Terapkan Task-Switching Saat Otak Mulai Buntu
Kantuk parah biasanya menyerang saat otak dipaksa memikirkan tugas yang terlalu monoton atau rumit. Kalau kamu sudah mulai stuck mencari angle tulisan artikel, segera tinggalkan. Beralihlah ke tugas yang lebih mekanis dan tidak butuh mikir berat, seperti merapikan folder, membalas chat klien yang antre, atau mendesain template promo. Perpindahan fokus ini akan memancing otak untuk kembali waspada.
2. Aturan Power Nap 20 Menit
Mengantuk adalah sinyal biologis bahwa otak butuh di-restart. Manfaatkan jam istirahat siang kantormu (atau jeda setelah salat Zuhur) untuk memejamkan mata. Ingat, pasang alarm maksimal 20 menit. Tidur lebih dari itu akan membawamu ke fase deep sleep yang justru bikin kepala pening dan badan makin lemas saat terbangun.
3. Trik Peregangan Ringan di Kursi Kerja
Duduk statis bikin sirkulasi darah melambat, dan otomatis suplai oksigen ke otak ikut berkurang. Inilah biang kerok rasa malas. Bangkitlah dari kursi setiap satu jam sekali. Lakukan peregangan leher, putar bahu, atau berjalan kaki ke toilet. Gerakan fisik ringan ini berfungsi memompa kembali darah dan oksigen segar ke kepala.
4. Basuh Wajah dengan Air Dingin
Ini cara paling instan dan klasik yang jarang pernah gagal. Suhu dingin yang menyentuh kulit wajah akan memberikan kejutan pada sistem saraf, membuat detak jantung sedikit meningkat dan mengusir rasa kantuk seketika. Kamu bisa memanfaatkannya sekalian untuk berwudu dan menyicil muraja’ah hafalan-mu sejenak agar pikiran kembali jernih.
5. Selamatkan Mata dengan Rumus 20-20-20
Sering kali, yang lelah bukan fisikmu, tapi matamu. Menatap layar laptop yang terang secara terus-menerus memicu ketegangan mata yang berujung pada rasa kantuk berat. Gunakan rumus 20-20-20: setiap 20 menit menatap layar, palingkan pandanganmu ke objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Ini akan merilekskan otot mata secara signifikan.
6. Cari Cahaya Matahari atau Terangi Ruangan
Tubuh kita merespons cahaya untuk mengatur jam biologis (ritme sirkadian). Kalau ruangan kerjamu redup, otak akan mengira ini sudah waktunya tidur dan memproduksi hormon melatonin. Buka tirai jendela lebar-lebar atau pindah kerja ke area yang terkena sinar matahari alami. Cahaya terang akan mengirim sinyal ke otak untuk tetap on dan menekan rasa malas.
7. Evaluasi Ulang Makanan Sahurmu
Kalau kamu konsisten merasa sangat lemas dan gemetar setiap siang, masalahnya ada di piring sahurmu. Menghajar karbohidrat sederhana seperti mi instan atau nasi putih berlebih hanya akan memicu sugar crash (gula darah anjlok mendadak). Ganti dengan karbohidrat kompleks (nasi merah/gandum) dan perbanyak protein (telur/ayam) agar cadangan energi lebih awet dikuras sampai sore.
Mana dari ketujuh trik di atas yang mau langsung kamu jadikan “senjata” buat ngusir ngantuk siang ini?