Young On Top

7 Pertanyaan yang Harus Kamu Tanyakan ke Atasan di 1-on-1 Meeting Pertama

7 Pertanyaan yang Harus Kamu Tanyakan ke Atasan di 1-on-1 Meeting Pertama

Baru masuk kerja, gabung ke kepanitiaan baru, atau baru onboarding proyek freelance, lalu tiba-tiba diundang kalender meeting bertajuk “1-on-1″ sama manajer? Jangan panik dulu! Ini bukan sesi interogasi atau sidang evaluasi kesalahan, kok.

Sesi 1-on-1 (O3) justru adalah “panggung” eksklusif buat kamu. Ini adalah waktu privat yang disediakan atasan untuk menyamakan ekspektasi, membahas hambatan kerja, dan membicarakan perkembangan kariermu. Sayangnya, banyak anak muda yang menyia-nyiakan sesi pertama ini dengan hanya diam, mendengarkan, dan menjawab “Siap, Pak/Bu” saja.

Biar kamu terlihat proaktif, profesional, dan langsung “klik” dengan atasan sejak minggu pertama, pastikan kamu membawa 7 pertanyaan strategis ini ke sesi 1-on-1 pertamamu!

Baca Juga:

7 Pertanyaan yang Harus Kamu Tanyakan ke Atasan di 1-on-1 Meeting Pertama

1. “Apa prioritas utama tim kita dalam 30 hingga 90 hari ke depan?”

Jangan sampai kamu sibuk mengerjakan A, padahal atasanmu sedang pusing mengejar target B. Pertanyaan ini membantumu melihat gambaran besar (big picture). Dengan mengetahui fokus utama tim, kamu bisa menyesuaikan ritme kerjamu agar kontribusimu langsung terasa dampaknya di kuartal tersebut.

2. “Menurut Bapak/Ibu, indikator kesuksesan untuk peran saya ini seperti apa?”

Ini sangat krusial agar kamu tidak kerja bak atau sekadar menebak-nebak. Mintalah metrik yang spesifik. Misalnya, jika kamu bertanggung jawab membuat draf artikel atau copywriting kampanye, tanyakan apakah kesuksesannya diukur dari jumlah artikel yang terbit per minggu, tingkat engagement rate, atau seberapa minim revisi yang diberikan. Harapan yang jelas akan mencegah konflik di masa depan.

3. “Bagaimana style komunikasi dan pelaporan yang paling Bapak/Ibu preferensikan?”

Setiap atasan punya gaya micromanage atau macromanage yang beda-beda. Ada manajer yang suka di-update progres harian lewat chat WhatsApp yang kasual, tapi ada juga yang lebih suka membaca rekap mingguan yang rapi via email atau Notion. Mengetahui preferensi ini sejak awal akan menyelamatkanmu dari cap “karyawan yang susah dihubungi” atau “terlalu bawel”.

4. “Bagaimana biasanya proses pemberian feedback berjalan di tim ini?”

Dalam dunia kerja, revisi dan masukan itu makanan sehari-hari. Dengan menanyakan hal ini, kamu menunjukkan kedewasaan mental bahwa kamu siap dan terbuka menerima kritik. Tanyakan apakah feedback biasanya diberikan langsung saat dokumen diserahkan, atau direkap untuk dibahas di sesi 1-on-1 minggu berikutnya.

5. “Apa tantangan terbesar yang biasanya dialami oleh orang di posisi saya sebelumnya?”

Ini adalah pertanyaan “nyontek” yang sangat elegan. Atasanmu pasti sudah melihat berbagai kendala yang pernah terjadi di tim. Jawaban dari pertanyaan ini bisa menjadi cheat sheet buatmu untuk mengantisipasi jalan buntu (roadblock), mengatur waktu lebih baik, dan menghindari kesalahan yang sama.

6. “Apakah ada skill atau tools spesifik yang sebaiknya saya pelajari lebih dalam mulai sekarang?”

Menunjukkan inisiatif untuk belajar adalah nilai plus di mata manajer mana pun. Mungkin ada software manajemen proyek, teknik riset data tertentu, atau gaya bahasa spesifik yang menjadi andalan perusahaan. Dengan bertanya, kamu bisa mencuri start untuk segera beradaptasi.

7. “Di area mana saya bisa mengambil inisiatif lebih untuk meringankan beban Bapak/Ibu atau tim?”

Tutup sesi 1-on-1 dengan pertanyaan emas ini. Ini bukan berarti kamu meminta tambahan beban kerja yang tidak dibayar, melainkan menunjukkan rasa kepemilikan terhadap tim. Sikap proaktif seperti inilah yang biasanya membuat atasan mengingat namamu saat ada peluang proyek besar atau promosi di masa depan.

Sesi 1-on-1 yang ideal seharusnya didominasi oleh kamu (sekitar 70% kamu yang berbicara/bertanya, dan 30% atasan yang merespons). Jangan lupa siapkan buku catatan, catat poin-poin penting dari jawaban atasanmu, dan jadikan itu sebagai kompas kerjamu ke depannya!

Most Reading