Young On Top

5 Tips Memilih Daging Ayam Segar di Pasar atau Supermarket

5 Tips Memilih Daging Ayam Segar di Pasar atau Supermarket

Melakukan meal prep atau menyiapkan bahan makanan mingguan adalah life hack andalan agar pengeluaran tetap aman. Di tengah padatnya jadwal harian, belanja kebutuhan dapur harus dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran.

Daging ayam sering menjadi sumber protein favorit karena harganya yang terjangkau dan mudah diolah. Namun, salah memilih ayam yang sudah tidak segar justru bisa memicu keracunan makanan. Agar stok proteinmu aman dikonsumsi, terapkan 5 tips memilih daging ayam segar berikut ini.

Baca Juga:

5 Tips Memilih Daging Ayam Segar di Pasar atau Supermarket

1. Perhatikan Warnanya (Pilih yang Merah Muda Cerah)

Visual adalah indikator pertama. Daging ayam yang masih segar dan baru dipotong memiliki warna merah muda yang cerah dan merata pada bagian dagingnya, serta sedikit kekuningan pada bagian lemaknya. Hindari daging yang warnanya sudah terlihat pucat, kebiruan, atau bahkan keabu-abuan, karena itu pertanda daging sudah disimpan terlalu lama.

2.Sentuh dan Tekan Teksturnya

Jangan ragu untuk menyentuh permukaan daging (gunakan plastik bening atau sarung tangan jika disediakan). Daging ayam yang segar memiliki tekstur yang kenyal dan elastis. Saat kamu menekan bagian dagingnya dengan jari, permukaannya akan segera kembali ke bentuk semula. Jika saat ditekan dagingnya terasa lembek dan meninggalkan bekas lekukan, segera tinggalkan.

3. Cium Aroma Dagingnya

Ayam segar memiliki aroma khas daging mentah yang ringan dan tidak menyengat. Hidung tidak bisa dibohongi. Jika kamu mencium aroma amis yang sangat pekat, bau busuk, atau bahkan bau asam dan bahan kimia menyengat (yang sering digunakan oknum nakal untuk menyamarkan ayam tiren), itu adalah tanda bahaya.

4. Waspadai Permukaan yang Berlendir dan Berdarah

Ayam yang baru dipotong memang permukaannya terasa lembap, namun bukan berarti lengket berlendir. Lendir yang berlebih, tekstur bertepung, atau adanya genangan darah berlebih di dalam kemasan plastik adalah lingkungan yang sangat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak. Menghindari kontaminasi bakteri seperti ini adalah prinsip dasar keamanan pangan.

5. Perhatikan Suhu dan Tempat Penyimpanan

Tempat ayam dijual juga menentukan kesegarannya. Jika kamu berbelanja di supermarket, pastikan kamu mengambil ayam dari dalam chiller atau freezer yang suhunya stabil (terasa sangat dingin saat dipegang). Jika kamu lebih suka berbelanja di pasar tradisional, usahakan datang di pagi hari saat ayam baru saja dipotong dan belum terlalu lama terpapar suhu ruang yang panas.

Kejelian saat berbelanja bahan makanan adalah investasi untuk kesehatan tubuhmu sendiri. Dengan asupan protein berkualitas yang bersih dan segar, energi dan fokusmu untuk menyelesaikan semua target produktif hari ini akan tetap terjaga maksimal!

Most Reading