Young On Top

5 Olahraga Ringan yang Aman Dilakukan Saat Bulan Puasa

5 Olahraga Ringan yang Aman Dilakukan Saat Bulan Puasa

Berpuasa sering kali dijadikan alasan utama untuk puasa bergerak alias rebahan total seharian penuh. Padahal, tubuh yang tidak digerakkan justru akan terasa lebih lemas, pegal-pegal, dan rentan mengantuk. Tentu rasanya serba salah kalau kamu punya rutinitas harian yang menuntut untuk terus duduk diam menatap layar HP ataupun laptop berjam-jam, entah itu untuk mengecek puluhan halaman dokumen klien yang masuk, sekedar main game, atau scrolling media sosial. Agar sirkulasi darah tetap lancar tanpa harus menguras sisa tenaga yang ada, berikut adalah 5 pilihan olahraga ringan yang sangat aman dieksekusi selama bulan puasa.

Baca Juga:

5 Olahraga Ringan yang Aman Dilakukan Saat Bulan Puasa

1. Jalan Kaki Santai Menjelang Berbuka

Daripada sekadar duduk diam menunggu azan magrib, manfaatkan waktu sore harimu sepulang dari kampus atau kantor untuk berjalan kaki santai. Berjalan kaki selama tiga puluh menit adalah olahraga kardio intensitas rendah yang sangat efektif membakar kalori tanpa membuat jantung berdebar terlalu kencang atau memicu dehidrasi. Kamu bisa sekadar berkeliling menyusuri jalanan sore untuk mencari angin segar atau sekalian berburu takjil. Menghirup udara luar juga sangat ampuh untuk menyegarkan pikiran yang suntuk akibat terlalu lama menatap layar.

2. Yoga dan Peregangan Dinamis (Stretching)

Duduk tegak di kursi kerja dari pagi hingga sore pasti membuat otot leher, bahu, dan punggung bawahmu terasa sangat kaku dan tegang. Yoga adalah solusi untuk merilis ketegangan otot tersebut tanpa harus mengeluarkan banyak keringat. Lakukan gerakan peregangan dasar seperti Child’s Pose, atau Downward Dog di atas matras. Gerakan-gerakan perlahan yang dipadukan dengan tarikan napas panjang dapat memperbaiki postur tubuh yang bungkuk, juga mengalirkan lebih banyak oksigen ke otak, sehingga kamu tidak mudah mengantuk saat harus melanjutkan aktivitas di malam hari.

3. Bersepeda Santai Keliling Kompleks

Kalau kamu bosan berjalan kaki, bersepeda santai dengan kecepatan rendah bisa jadi alternatif yang sangat menyenangkan. Olahraga ini meminimalisir tekanan pada sendi lutut namun tetap memberikan efek positif untuk melatih otot kaki dan kardiovaskular. Pilihlah rute bersepeda yang datar dan tidak terlalu banyak tanjakan ekstrem yang menguras napas. Waktu paling ideal untuk bersepeda adalah sekitar satu jam sebelum bedug berbuka puasa, sehingga saat kamu mulai merasa haus atau kelelahan, kamu bisa langsung menggantinya dengan segelas air hangat sesampainya di rumah.

4. Latihan Beban Tubuh Ringan

Siapa bilang latihan otot tidak bisa dilakukan saat puasa? Kamu tetap bisa melatih kekuatan otot perut dan kaki tanpa perlu pergi ke gym atau mengangkat beban besi yang berat. Cukup gunakan berat badanmu sendiri (bodyweight). Lakukan gerakan sederhana seperti wall sit (duduk menahan beban di tembok), lunges, atau plank selama beberapa repetisi pendek.

5. Pilates Dasar di Atas Matras

Hampir mirip dengan yoga, pilates lebih berfokus pada kekuatan otot inti tubuh, pernapasan, dan fleksibilitas. Gerakan dasar pilates yang dilakukan sambil berbaring atau duduk di atas matras sangat aman untuk mencegah cedera otot dan tidak memicu rasa haus yang berlebihan. Olahraga ini akan membantu mengencangkan otot-otot di sekitar perut dan punggung, yang sangat bermanfaat untuk menopang tulang belakangmu agar tidak mudah pegal saat harus mengerjakan tugas yang banyak.

Memilih jenis olahraga saat puasa kuncinya ada pada intensitas dan waktu pelaksanaan, bukan memaksakan diri hingga lelah. Dari kelima opsi ringan di atas, mana nih yang kira-kira mau langsung kamu coba sore ini sambil nunggu waktu buka puasa?

Most Reading