Melihat teman sebaya sudah punya penghasilan dua digit, lulus dengan gelar cumlaude, atau bahkan merintis perusahaan sendiri sering kali memicu quarter-life crisis lebih awal. Usia 25 tahun seolah menjadi “garis finish” imajiner bagi banyak anak muda untuk membuktikan kesuksesannya kepada dunia.
Namun, kesuksesan di usia muda bukanlah kebetulan semata atau sekadar soal privilege. Di balik pencapaian tersebut, terdapat pola pikir tangguh yang membedakan mereka dari rata-rata orang di usianya. Membangun karier dan pencapaian sebelum usia 25 tahun sangat bergantung pada bagaimana kamu merespons peluang dan kegagalan.
Jika kamu ingin mempercepat langkahmu menuju kesuksesan, pastikan kamu mulai menanamkan 5 mindset fundamental berikut ini sejak sekarang.
Baca Juga:
- 10 Kesalahan Mindset Ini yang Bikin Kamu Susah Kaya
- 10 Mindset Keberuntungan yang Bisa Kamu Ciptakan dari Nol
5 Mindset yang Harus Dimiliki jika Ingin Sukses Sebelum Usia 25
1. Growth Mindset (Fokus pada Pertumbuhan)
Orang yang sukses di usia muda menyadari bahwa mereka tidak tahu segalanya, dan itu tidak masalah. Mereka memiliki growth mindset, keyakinan bahwa kemampuan dan kecerdasan bisa terus diasah melalui dedikasi. Daripada takut terlihat bodoh saat mempelajari keahlian baru, mereka justru haus akan ilmu.
2.Proaktif Menciptakan Peluang, Bukan Sekadar Menunggu
Dunia profesional tidak akan menyodorkan kesuksesan begitu saja ke pangkuanmu. Anak muda yang sukses selalu mengambil inisiatif. Daripada hanya menunggu lulus untuk mencari pengalaman, mereka bergerak lebih awal. Jangan ragu untuk berani mengirimkan draf tulisan ke berbagai media, memberanikan diri ikut ajang lomba karya tulis ilmiah, atau menawarkan diri dalam proyek-proyek kolaborasi. Portofolio dan jam terbang dibangun dari keberanian mengambil langkah pertama.
3. Memperlakukan Waktu Sebagai Aset Paling Berharga
Di saat banyak orang menghabiskan akhir pekannya untuk doom scrolling media sosial atau maraton serial tanpa henti, calon orang sukses tahu cara mengalokasikan waktunya. Mereka sadar bahwa energi dan waktu di usia awal 20-an sedang berada di puncaknya. Entah itu digunakan untuk merintis jasa layanan kecil-kecilan di sela-sela jadwal kuliah, mengambil proyek freelance, atau memperdalam keahlian teknis, mereka memastikan setiap jam yang berlalu memberikan return of investment (ROI) bagi masa depan mereka.
4. Berani Membangun Relasi (Networking) Lintas Generasi
Kesuksesan jarang sekali dicapai sendirian. Memiliki mindset bahwa setiap orang yang kamu temui adalah guru akan sangat memperluas jaringanmu. Jangan hanya bergaul di circle yang itu-itu saja. Beranikan diri untuk mengobrol dengan senior di kampus, praktisi industri, atau profesional yang kamu temui di berbagai event. Memiliki mentor yang tepat tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga bisa membuka pintu rekomendasi karier.
5. Resiliensi Tahan Banting Terhadap Penolakan
Jalan menuju kesuksesan sebelum usia 25 tahun pasti dipenuhi dengan kata “tidak”. Entah itu lamaran kerja yang ditolak, ide bisnis yang gagal di pasaran, atau proposal proyek yang tidak tembus. Mindset yang membedakan para pemenang adalah kemampuan mereka untuk bangkit dengan cepat (resilience). Mereka melihat penolakan bukan sebagai jalan buntu, melainkan sebagai papan petunjuk untuk mengevaluasi strategi dan mencoba pendekatan yang baru.
Kesuksesan sebelum usia 25 tahun bukanlah tentang berkompetisi dengan orang lain, melainkan menaklukkan kemalasan dan ketakutan dirimu sendiri. Mulailah ubah cara pandangmu hari ini, konsisten dengan usahamu, dan biarkan proses yang membentukmu menjadi versi terbaik dari dirimu.