Young On Top

5 Kota dengan Sistem Transportasi Umum Terbaik dan Alasannya

5 Kota dengan Sistem Transportasi Umum Terbaik dan Alasannya

Menghabiskan waktu berjam-jam di jalan karena macet adalah rutinitas yang bikin stres dan menguras energi. Di banyak kota, punya kendaraan pribadi terasa seperti sebuah keharusan agar bisa bebas beraktivitas.

Namun, aturan itu sama sekali tidak berlaku di beberapa kota besar dunia. Alih-alih berlomba membeli mobil, warganya justru bangga dan sangat bergantung pada transportasi umum. Kuncinya ada pada sistem tata kota yang jenius, integrasi antarmoda yang mulus, dan jadwal yang super disiplin.

Biar kamu punya gambaran betapa nyamannya hidup tanpa harus pusing memikirkan parkir dan bensin, yuk jalan-jalan virtual ke 5 kota dengan sistem transportasi umum terbaik di dunia ini!

Baca Juga:

5 Kota dengan Sistem Transportasi Umum Terbaik dan Alasannya

1. Tokyo, Jepang

Tokyo adalah standar emas untuk urusan kereta api. Alasan utama sistem mereka tidak tertandingi adalah ketepatan waktu (punctuality). Kereta di Tokyo berangkat dan tiba dengan hitungan presisi detik. Selain itu, jaringannya sangat masif dan menjangkau hampir setiap sudut kota. Meskipun di jam sibuk stasiunnya bisa dipenuhi jutaan orang, sistemnya tetap berjalan sangat teratur, efisien, dan tingkat keamanannya luar biasa tinggi.

2. Singapura

Tidak perlu jauh-jauh ke Eropa, tetangga kita sendiri adalah salah satu yang terbaik. Mass Rapid Transit (MRT) dan jaringan bus di Singapura sangat mudah dipahami, bahkan oleh turis yang baru pertama kali berkunjung. Alasannya? Integrasinya sangat mulus, jarak antarstasiun didesain agar sangat dekat dengan area pemukiman dan perkantoran, harganya terjangkau, dan kebersihannya dijaga dengan aturan denda yang sangat ketat.

3.  Berlin, Jerman

Berlin menawarkan kombinasi sempurna antara U-Bahn (kereta bawah tanah), S-Bahn (kereta komuter), trem, dan bus yang beroperasi 24 jam di akhir pekan. Salah satu hal yang membuat Berlin unik adalah sistem Proof-of-Payment. Kamu tidak akan menemukan gerbang (turnstile) yang menghalangi jalan masuk di stasiun. Penumpang dipercaya untuk membeli dan memvalidasi tiketnya sendiri, membuat pergerakan massa menjadi sangat cepat dan tanpa antrean panjang.

4. Seoul, Korea Selatan

Kalau kamu mencari transportasi umum yang memanjakan penumpang dengan teknologi, Seoul adalah tempatnya. Sistem subway mereka tidak hanya luas dan murah, tetapi stasiun dan keretanya dilengkapi dengan fasilitas mutakhir. Mulai dari koneksi Wi-Fi gratis berkecepatan tinggi di dalam terowongan, kursi kereta yang dilengkapi pemanas di musim dingin, hingga sistem transfer kartu yang langsung menghitung tarif termurah secara otomatis saat penumpang berpindah dari kereta ke bus.

5. London, Inggris

London memiliki sistem kereta bawah tanah tertua di dunia yang dikenal dengan sebutan The Tube. Meski klasik, London terus berinovasi. Alasan sistem transportasi mereka masuk jajaran terbaik adalah kemudahan pembayarannya. London menjadi pionir penerapan sistem contactless massal, di mana penumpang cukup menempelkan kartu debit, kartu kredit, atau smartphone untuk membayar tiket kereta dan bus merah tingkat ikonik mereka, tanpa perlu repot membeli kartu khusus turis.

Kota yang maju bukanlah kota di mana orang miskinnya mampu membeli mobil, melainkan kota di mana orang kayanya mau menggunakan transportasi umum. Kelima kota di atas membuktikan bahwa investasi besar-besaran pada fasilitas publik bisa secara drastis meningkatkan kualitas hidup dan kebahagiaan warganya.

Most Reading