Kalau kamu mau mulai investasi reksadana, salah satu hal paling penting adalah milih manajer investasi (MI) yang tepat. Soalnya, MI inilah yang nantinya bakal ngelola duit kamu biar bisa berkembang sesuai tujuan finansialmu. Jangan sampai salah pilih, karena salah satu risiko reksadana datang dari manajer investasinya sendiri.
Biar nggak nyesel, ini 11 hal yang harus kamu cek sebelum pilih manajer investasi:
Baca juga:
- 7 Strategi Diversifikasi Reksadana Biar Investasi Lebih Aman
- 10 Kesalahan Pemula Saat Jual Beli Reksadana yang Bikin Rugi
Hal yang Harus Kamu Cek Sebelum Pilih Manajer Investasi
1. Legalitas & Izin OJK
Pastikan dulu manajer investasi yang kamu incar udah punya izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kalau nggak ada izin, udah pasti nggak aman. Kamu bisa cek langsung di website OJK.
2. Reputasi Perusahaan
Cari tahu track record MI tersebut. Udah lama beroperasi atau baru muncul? Semakin lama biasanya semakin terpercaya, meski nggak selalu jadi jaminan.
3. Transparansi Informasi
MI yang bagus biasanya terbuka soal laporan kinerja, biaya, sampai strategi investasi. Kalau informasinya susah dicari atau nggak jelas, lebih baik pikir dua kali.
4. Jumlah Dana Kelolaan (AUM)
Cek berapa besar total dana yang mereka kelola. Semakin besar, biasanya menunjukkan banyak investor yang percaya. Tapi bukan berarti yang kecil jelek, kadang justru lebih fleksibel.
5. Kinerja Historis
Lihat performa reksadana yang dikelola MI tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Konsistensi lebih penting daripada sekadar return tinggi sesaat.
6. Tim Pengelola Profesional
Kenali siapa saja orang di balik MI itu. Tim pengelola yang berpengalaman biasanya bisa bikin strategi investasi lebih matang.
7. Biaya & Fee yang Dikenakan
Jangan cuma mikirin return, cek juga biaya pengelolaan, biaya pembelian, sampai biaya penjualan unit reksadana. Biaya kecil bisa ngurangin hasil investasimu kalau diabaikan.
8. Jenis Produk yang Ditawarkan
Apakah MI tersebut punya banyak variasi reksadana (pasar uang, obligasi, campuran, saham)? Pilihan produk yang lengkap bisa bikin kamu fleksibel sesuai kebutuhan.
9. Kredibilitas di Industri
Lihat apakah MI tersebut sering dapet penghargaan, atau direkomendasikan sama analis/institusi keuangan. Hal ini bisa jadi indikator kredibilitasnya.
10. Respon & Layanan ke Investor
Coba cek gimana mereka melayani nasabah. Apakah gampang dihubungi, punya customer service yang jelas, dan aktif kasih edukasi ke investor? Itu tanda MI yang peduli.
11. Review & Testimoni Investor Lain
Nggak ada salahnya cari pengalaman orang lain yang udah pakai MI tersebut. Bisa dari forum, media sosial, atau grup investasi. Dari sana kamu bisa tau kelebihan dan kekurangannya secara nyata.
Milih manajer investasi itu ibarat milih partner buat masa depan finansial kamu. Jangan buru-buru, pastikan semua aspek di atas kamu cek dulu. Dengan begitu, kamu bisa lebih tenang dan yakin kalau uangmu dikelola di tangan yang tepat.