Ngerjain skripsi itu emang fase rollercoaster emosi. Kadang ide udah mengalir deras, tapi tiba-tiba stuck karena dosen pembimbing minta tambahan 10 referensi jurnal internasional lima tahun terakhir.
Masalahnya, nyari jurnal ilmiah yang valid itu nggak segampang googling artikel biasa. Sering kali kita udah nemu judul yang relate banget sama topik penelitian, eh pas diklik ternyata berbayar (paywall)! Kalau harus beli semua jurnalnya, bisa-bisa uang saku sebulan habis seketika. Biar pengerjaan Bab 1 sampai Tinjauan Pustaka kamu lancar jaya tanpa bikin kantong jebol, yuk manfaatkan 10 situs pencari jurnal dan repository ini!
- 5 Tips Memilih Topik Skripsi yang Menarik, Relevan, dan Cepat Kelar
- 6 Faktor Penyebab Skripsi Lambat Selesai
10 Situs Jurnal Ilmiah dan Repository untuk Bahan Skripsi
1. Google Scholar
Ini adalah senjata utamanya mahasiswa. Tampilannya se-simpel Google biasa, tapi mesin pencari ini khusus menyaring literatur akademis. Biar pencarianmu lebih tajam, gunakan fitur Advanced Search untuk menyaring tahun terbit, nama penulis, atau mencari jurnal dalam format PDF agar bisa langsung diunduh secara gratis.
2. SINTA (Science and Technology Index)
Kalau dosbing minta referensi jurnal lokal yang kredibel dan sudah diakui pemerintah, SINTA adalah jawabannya. Dikelola oleh Kemendikbudristek, situs ini membagi jurnal Indonesia ke dalam beberapa tingkatan (Sinta 1 hingga Sinta 6). Kamu bisa mencari jurnal nasional terakreditasi sesuai dengan rumpun ilmumu secara gratis.
3. Garuda
Masih dari Kemendikbudristek, Garuda adalah database raksasa yang mengumpulkan ratusan ribu artikel ilmiah dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Situs ini sangat cocok kalau kamu sedang mencari skripsi terdahulu, repository kampus lokal, atau referensi berbahasa Indonesia yang mudah dipahami.
4. DOAJ (Directory of Open Access Journals)
Butuh referensi internasional tapi malas ketemu paywall? DOAJ adalah pilihan tepat buatmu! Situs ini adalah direktori global yang hanya berisi jurnal-jurnal Open Access berkualitas tinggi dan peer-reviewed (sudah ditelaah sejawat).
5. E-Resources Perpusnas RI
Banyak mahasiswa yang meremehkan situs ini, padahal Perpusnas RI adalah harta karun. Dengan mendaftar menjadi anggota Perpustakaan Nasional secara online (gratis pakai NIK), kamu akan diberi akses ke berbagai database internasional premium (seperti ProQuest, EBSCO, atau Taylor & Francis) yang aslinya berlangganan puluhan juta rupiah per tahun!
6. ResearchGate
Situs ini ibarat media sosialnya para akademisi dan peneliti di seluruh dunia. Selain bisa mencari artikel, kamu bisa membuat akun dan berinteraksi langsung dengan penulisnya. Kalau ada jurnal yang dikunci, kamu bisa menggunakan fitur “Request full-text” untuk meminta file PDF-nya secara langsung ke author-nya.
7. PubMed Central (PMC)
Kalau kamu dari rumpun ilmu Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Farmasi, atau Biologi, PubMed adalah pilihan utamamu. PMC dikelola oleh pemerintah Amerika Serikat dan menyediakan jutaan arsip literatur biomedis serta ilmu sains (IPA) yang bisa diakses secara terbuka.
8. ScienceDirect (Filter Open Access)
ScienceDirect adalah salah satu penerbit jurnal tier atas (Elsevier) yang sangat bergengsi. Meskipun banyak jurnal di sini yang berbayar mahal, mereka juga menyediakan artikel gratis. Triknya, saat mencari keyword, pastikan kamu mencentang kotak “Open access” di menu filter sebelah kiri agar mesin hanya memunculkan jurnal yang bisa di- download.
9. Neliti
Situs Neliti adalah mesin pencari yang fokus pada penelitian, repository institusi, dan data primer di Indonesia. Platform ini sangat membantu kalau kamu membutuhkan data statistik lokal, laporan dari lembaga pemerintah, hingga publikasi dari berbagai lembaga think tank di tanah air.
10. Academia.edu
Mirip dengan ResearchGate, Academia adalah platform berbagi dokumen akademis. Kamu bisa menemukan banyak draf makalah, presentasi, hingga paper dari mahasiswa maupun dosen dari berbagai kampus di seluruh dunia. Kamu cukup login menggunakan akun Google untuk bisa mengunduh file referensinya.
Setelah berhasil mengumpulkan belasan jurnal gratis, PR kamu belum selesai! Jangan asal melakukan copy-paste kalau tidak mau skripsimu berubah warna jadi merah menyala saat dicek menggunakan Turnitin atau aplikasi uji plagiasi lainnya. Pahami inti dari jurnal tersebut, lalu gunakan teknik parafrase agar tulisanmu tetap orisinal dan akademis.