Young On Top

10 Orang Sukses yang Memulai dari Titik Terendah, Kamu Juga Bisa!

10 Orang Sukses yang Memulai dari Titik Terendah, Kamu Juga Bisa!

Melihat kesuksesan orang lain sering kali membuat kita merasa tertinggal. Di era media sosial, pencapaian besar tampak begitu instan dan mudah diraih. Padahal, di balik puncak kesuksesan tersebut, selalu ada perjalanan panjang yang jarang tersorot kamera. Faktanya, banyak tokoh dunia yang hari ini kita kenal sebagai inovator, miliarder, atau seniman legendaris justru memulai langkah mereka dari titik yang sangat rendah, mulai dari kemiskinan ekstrem, penolakan berkali-kali, hingga menjadi tunawisma.

Jika kamu sedang merasa berada di fase terberat dalam hidup, karier, atau pendidikanmu, kisah 10 tokoh sukses berikut ini akan membuktikan bahwa titik terendah bukanlah akhir dari segalanya.

Baca Juga:

10 Orang Sukses yang Memulai dari Titik Terendah

1.J.K. Rowling (Penulis Harry Potter)

Sebelum naskah Harry Potter menjadi fenomena global, Rowling adalah seorang ibu tunggal yang berjuang melawan depresi klinis dan hidup sepenuhnya dari tunjangan pemerintah. Naskah pertamanya bahkan sempat ditolak oleh belasan penerbit sebelum akhirnya mendapat kesempatan. Ia membuktikan bahwa karya yang kuat bisa lahir dari masa-masa paling kelam.

2. Chris Gardner (Pialang Saham & Motivator)

Kisah hidupnya sangat inspiratif hingga diadaptasi menjadi film The Pursuit of Happyness. Gardner pernah kehilangan tempat tinggal dan terpaksa tidur di lantai toilet stasiun kereta bersama anak balitanya. Dengan tekad yang luar biasa dan kerja keras tanpa dibayar sebagai pekerja magang, ia akhirnya berhasil mendirikan firma pialang sahamnya sendiri.

3. Jan Koum (Pendiri WhatsApp)

Jan Koum adalah seorang imigran dari Ukraina yang pindah ke Amerika Serikat. Di masa remajanya, keluarganya sangat miskin hingga harus mengantre untuk mendapatkan kupon makanan gratis dari pemerintah. Berbekal minat belajarnya yang tinggi pada ilmu komputer secara otodidak, ia sukses menciptakan WhatsApp dan menjualnya ke Facebook senilai triliunan rupiah.

4. Jack Ma (Pendiri Alibaba)

Sebelum menjadi salah satu orang terkaya di Asia, Jack Ma sangat akrab dengan penolakan. Ia pernah ditolak melamar kerja di puluhan tempat, termasuk menjadi satu-satunya pelamar yang ditolak saat melamar ke restoran cepat saji. Kegagalan tersebut tidak membuatnya berhenti, ia justru melihat peluang besar di ranah internet dan membangun kerajaan e-commerce Alibaba.

5. Howard Schultz (Mantan CEO Starbucks)

Schultz tidak lahir dari keluarga berada. Ia tumbuh besar di perumahan subsidi pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Titik baliknya terjadi ketika ayahnya mengalami kecelakaan kerja tanpa memiliki asuransi kesehatan. Pengalaman pahit ini memotivasi Schultz untuk membangun Starbucks bukan hanya sebagai perusahaan kopi raksasa, tetapi juga perusahaan yang memberikan asuransi kesehatan bagi seluruh karyawannya.

6. Oprah Winfrey (Maestro Media)

Lahir dari ibu remaja yang miskin, Oprah melewati masa kecil yang penuh trauma dan kekerasan. Namun, ia menolak untuk membiarkan masa lalunya mendikte masa depannya. Melalui bakat komunikasinya yang luar biasa dan empati yang tinggi, ia bangkit menjadi salah satu pembawa acara dan miliarder paling berpengaruh di dunia.

7. Colonel Harland Sanders (Pendiri KFC)

Kesuksesan tidak mengenal batas usia. Colonel Sanders baru memulai bisnis waralaba Kentucky Fried Chicken (KFC) di usia 65 tahun setelah pensiun. Sebelumnya, resep ayam gorengnya ditolak lebih dari 1.000 kali oleh berbagai restoran. Kegigihannya membuktikan bahwa tidak ada kata terlambat untuk mengejar kesuksesan.

8. Stephen King (Penulis Legendaris)

Sebelum dijuluki “Raja Horor”, King bekerja sebagai guru bahasa Inggris bergaji rendah dan tinggal di sebuah karavan (trailer) yang sempit. Saking frustrasinya karena terus mengalami penolakan, ia bahkan sempat membuang naskah novel pertamanya, Carrie, ke tempat sampah sebelum diselamatkan oleh istrinya. Novel itu kemudian meledak di pasaran dan memulai karier gemilangnya.

9. Jim Carrey (Aktor Hollywood)

Aktor komedi legendaris ini pernah melewati masa di mana keluarganya bangkrut hingga harus tinggal di dalam mobil van. Carrey terpaksa putus sekolah di usia 15 tahun untuk bekerja sebagai petugas kebersihan demi membantu ekonomi keluarga. Ambisinya di dunia hiburan perlahan mengubah nasibnya hingga menjadi salah satu aktor berbayaran tertinggi di Hollywood.

10. Soichiro Honda (Pendiri Honda)

Berasal dari keluarga miskin dan tidak memiliki pendidikan formal yang tinggi, Honda memulai kariernya sebagai montir bengkel. Perjalanannya penuh rintangan, pabrik pertamanya hancur akibat pengeboman saat Perang Dunia II dan gempa bumi. Alih-alih menyerah, ia membangun kembali usahanya dari nol hingga Honda menjadi salah satu raksasa otomotif dunia.

Kesepuluh tokoh di atas memiliki satu kesamaan: mereka menolak untuk menyerah pada keadaan. Kondisi awalmu hari ini tidak menentukan di mana kamu akan berada lima atau sepuluh tahun lagi. Gunakan titik terendahmu saat ini sebagai fondasi terkuat untuk membangun masa depan.

Most Reading