Menulis CV itu memang kadang bikin insecure. Banyak banget fresh graduate yang terjebak menulis deskripsi tugas (Jobdesc) alih-alih pencapaian (Achievement).
Menulis “Bertanggung jawab atas media sosial” itu cuma ngasih tahu HRD apa tugasmu. HRD butuh tahu seberapa baik kamu mengerjakan tugas tersebut! Rumus paling ampuh di dunia HR adalah formula XYZ: “Telah mencapai [X] yang diukur dengan [Y], dengan melakukan [Z].”. Angka, persentase, dan hasil nyata adalah kunci.
Biar CV kamu nggak berujung di tumpukan kertas daur ulang, yuk ubah bahasanya! Ini 10 contoh mengubah deskripsi biasa menjadi achievement yang powerful untuk berbagai bidang:
- 10 Kesalahan dalam Membuat CV yang Bikin Langsung Ditolak Sistem ATS
- 9 Sertifikasi Online Gratis Buat Fresh Graduate Biar CV Kamu Makin Keren
10 Contoh Achievement yang Bisa Ditulis di CV
1. Bidang Media Sosial (Digital Marketing)
- ❌ Jangan Tulis: “Bertanggung jawab memposting konten di Instagram.”
- ✅ Tulis: “Meningkatkan engagement rate Instagram perusahaan sebesar 35% dalam 3 bulan melalui perencanaan kalender konten organik dan copywriting yang interaktif.”
2. Kepanitiaan atau Manajemen Event
- ❌ Jangan Tulis: “Bertanggung jawab sebagai ketua panitia acara kampus.”
- ✅ Tulis: “Memimpin tim beranggotakan 25 orang dan sukses menyelenggarakan event nasional yang dihadiri 500+ peserta dengan margin keuntungan acara sebesar 15%.”
3. Bidang Administrasi (Data Entry)
- ❌ Jangan Tulis: “Bertanggung jawab mengurus dan memasukkan data.”
- ✅ Tulis: “Meningkatkan efisiensi input data bulanan sebesar 20% dengan mengimplementasikan sistem shortcut baru dan merapikan database di Microsoft Excel.”
4. Bidang Customer Service (Pelayanan)
- ❌ Jangan Tulis: “Bertanggung jawab menjawab komplain pelanggan.”
- ✅ Tulis: “Mempertahankan tingkat kepuasan pelanggan di angka 98% selama 6 bulan berturut-turut dengan menyelesaikan rata-rata 50+ keluhan per hari di bawah 1 jam.”
5. Bendahara atau Bidang Keuangan
- ❌ Jangan Tulis: “Bertanggung jawab memegang uang kas organisasi.”
- ✅ Tulis: “Mengelola dan mengalokasikan anggaran organisasi senilai Rp50.000.000 dengan efisiensi pengeluaran sebesar 10% di akhir periode kepengurusan tanpa mengurangi kualitas program kerja.”
6. Bidang Penjualan (Sales)
- ❌ Jangan Tulis: “Bertanggung jawab menjual produk ke konsumen.”
- ✅ Tulis: “Berhasil melampaui target penjualan kuartal pertama sebesar 115% dengan menerapkan strategi cross-selling kepada pelanggan lama dan memperluas networking.”
7. Bidang Desain Grafis / Kreatif
- ❌ Jangan Tulis: “Bertanggung jawab membuat desain poster.”
- ✅ Tulis: “Memproduksi 40+ materi visual bulanan untuk kampanye digital yang berkontribusi pada peningkatan jumlah klik website (Click-Through Rate) sebesar 25%.”
8. Riset atau Akademik
- ❌ Jangan Tulis: “Bertanggung jawab melakukan penelitian skripsi.”
- ✅ Tulis: “Melakukan riset lapangan dengan mewawancarai 150+ responden dan menyusun laporan komprehensif yang berhasil dipublikasikan di jurnal tingkat nasional.”
9. Pencarian Sponsor atau Partnership
- ❌ Jangan Tulis: “Bertanggung jawab mencari dana sponsor.”
- ✅ Tulis: “Berhasil mengamankan pendanaan kerja sama senilai Rp15.000.000 dari 4 perusahaan lokal melalui strategi pitching proposal yang tepat sasaran.”
10. Bidang IT atau (Website Development)
- ❌ Jangan Tulis: “Bertanggung jawab memperbaiki website.”
- ✅ Tulis: “Mengoptimalkan performa website perusahaan yang berdampak pada penurunan loading time dari 5 detik menjadi 2 detik, sehingga secara signifikan meningkatkan user experience.”
CV itu brosur jualanmu. Jangan merendah! Gunakan kata kerja aktif seperti Meningkatkan, Menginisiasi, Mengoptimalkan, Merancang, atau Mengelola. Semakin banyak angka yang bisa kamu tunjukkan, semakin HRD yakin bahwa kamu bukan cuma pekerja yang disuruh-suruh, tapi inisiator yang memberikan solusi nyata.