Young On Top

10 Alasan Kenapa Harga Kue Lapis Legit Bisa Tembus Jutaan

Pernah lihat konten viral tentang kue lapis legit yang harganya mencapai Rp1 juta hingga Rp2 juta per loyang? Buat kaum mendang-mending, pasti langsung mikir, “Wah, mending buat beli kuota atau makan all you can eat sebulan!” Kue lapis legit premium memang punya kasta tersendiri di dunia kuliner. Harganya yang selangit sering bikin kita geleng-geleng kepala. Tapi, kalau kamu membedah dapur pembuatannya, kamu bakal paham kalau harga mahal itu sangat masuk akal. Ini bukan sekadar jualan brand, tapi jualan “darah, keringat, dan air mata” sang pembuat kue.

Biar kamu nggak penasaran lagi (dan nggak kaget kalau disuruh beli buat hampers mertua atau bos), ini 10 alasan logis kenapa harga lapis legit viral bisa jutaan rupiah!

Baca Juga:

10 Alasan Kenapa Harga Kue Lapis Legit Bisa Tembus Jutaan

1. “Mentega Sultan” yang Bikin Wangi Semerbak

Lapis legit premium pantang menggunakan margarin curah. Mereka biasanya menggunakan butter (mentega) dari merek Eropa kelas atas, seperti Wijsman (sering disebut Wisman) atau Elle & Vire. Mentega jenis ini harganya bisa berkali-kali lipat lebih mahal dari margarin biasa, tapi inilah kunci utama yang bikin kue beraroma sangat harum, creamy, dan lumer di mulut.

2. Boros Kuning Telur (Bisa Sampai 40 Butir!)

Kue biasa mungkin cuma butuh 3 sampai 5 butir telur. Lapis legit premium? Satu loyang bisa menyedot 30 hingga 40 butir kuning telur! Penggunaan kuning telur yang masif tanpa putih telur ini bertujuan untuk menciptakan tekstur yang super padat, berminyak, namun tetap lembut dan moist.

3. Pemanggangan Ekstra Sabar: Berlapis-lapis!

Ini dia alasan utamanya: proses pemanggangan yang sangat labor-intensive (menguras tenaga). Lapis legit dinamakan demikian karena adonannya dituang dan dipanggang selapis demi selapis. Setiap satu lapisan tipis matang (sekitar 5 menit), loyang harus dikeluarkan, ditekan agar padat, lalu dituangi adonan baru lagi. Begitu terus sampai belasan hingga puluhan lapis.

4. Mengorbankan Waktu Berjam-jam

Karena proses tuang-panggang-tekan yang berulang-ulang, membuat satu loyang kue ini bisa memakan waktu 2 hingga 4 jam nonstop! Selama waktu itu, sang pembuat kue tidak bisa meninggalkan oven sama sekali karena harus terus memantau kematangan setiap lapisannya.

5. Risiko Gagal yang Sangat Tinggi

Lengah satu menit saja, satu lapisan bisa gosong. Kalau satu lapisan di tengah gosong atau kurang matang (bantat), satu loyang kue itu dianggap gagal total dan tidak bisa dijual. Risiko produksi yang tinggi inilah yang membuat harganya harus dikompensasi dengan nilai jual yang premium.

6. Butuh Skill dan “Feeling”

Nggak semua orang yang jago bikin kue bolu atau brownies bisa bikin lapis legit yang sempurna. Butuh feeling yang presisi untuk menakar ketebalan setiap lapisan agar rapi dan lurus, serta insting yang tajam untuk mengatur suhu oven (mengubah api bawah ke api atas). Keahlian teknis ini dibayar mahal!

7. Rempah Spekkoek Asli yang Khas

Lapis legit (atau Spekkoek dalam bahasa Belanda) memiliki aroma rempah yang sangat khas. Kue premium menggunakan racikan rempah asli dan berkualitas tinggi, seperti kapulaga, kayu manis, cengkeh, dan pala, bukan sekadar perisa sintetik dalam botol.

8. Tanpa Pengawet, Shelf Life Singkat

Kue harga jutaan ini biasanya murni menggunakan bahan alami tanpa pengawet buatan sama sekali. Akibatnya, umur simpannya (shelf life) cukup singkat di suhu ruang. Bahan premium yang cepat basi ini menuntut manajemen produksi yang sangat ketat (biasanya made by order atau dibuat hanya saat ada pesanan).

9. Hukum Supply & Demand saat Hari Raya

Kue ini adalah primadona saat momen Lebaran, Imlek, atau Natal. Permintaan (demand) akan melonjak drastis, sementara kapasitas produksi (supply) sangat terbatas karena waktu pembuatannya yang lama. Sesuai hukum ekonomi, keterbatasan inilah yang membuat harganya makin meroket di musim liburan.

1o. Packaging Eksklusif untuk Gengsi (Prestige)

Karena lapis legit premium sering dijadikan bingkisan atau hampers untuk kolega VIP, calon mertua, atau atasan, produsen akan mengemasnya dengan kotak kayu, pita elegan, atau tas hardbox yang mewah. Branding dan packaging eksklusif ini jelas menambah nilai jual produknya secara signifikan.

Membeli seloyang lapis legit jutaan rupiah pada dasarnya bukan cuma membeli makanan, melainkan mengapresiasi waktu, kesabaran, dan skill tingkat tinggi dari sang baker. Wajar saja kalau kue ini dijuluki rajanya kue tradisional!

Most Reading